Home ADVERTORIAL Kecamatan Cibodas Gelar Isbat Nikah 28 Pasangan

Kecamatan Cibodas Gelar Isbat Nikah 28 Pasangan

0
SHARE
Kecamatan Cibodas Gelar Isbat Nikah 28 Pasangan
SIDANG ISBAT NIKAH : Sebanyak 28 pasangan, mengikuti sidang isbat nikah yang digelar Kecamatan Cibodas dalam rangka Hut Kota Tangerang ke-28 yang digelar di aula Kecamatan Cibodas, Jumat (26/2). FOTO: Randy Yastiawan/Tangerang Ekspres

TANGERANG – Menyambut HUT ke-28 Kota Tangerang, Kecamatan Cibodas menggelar sidang isbat nikah yang diikuti 17 pasangan pada tahap pertama dan 11 pasangan tahap kedua yang digelar di aula Kantor Kecamatan Cibodas.

Pasangan yang mengikuti sidang isbat nikah adalah pasangan yang sudah lama menikah tetapi tidak mempunyai berkas administrasi. Bahkan, pasangan yang ikut sidang isbat bukan pasangan yang mempunyai usia muda. Melainkan pasangan yang usianya 30 tahun ke atas.

Camat Cibodas Mahdiyar mengatakan, sidang isbat nikah ini digelar dalam rangka menyambut HUT Kota Tangerang ke-28. Selain itu untuk mempermudah masyarakat yang tidak mempunyai berkas administrasi seperti buku nikah dan sertifikat nikah.

“Semua pasangan yang ikut sudah dinyatakan sah secara agama dan negara. Kalau sebelumnya sah secara agama, dengan mengikuti sidang isbat ini mereka sudah dinyatakan sah secara agama dan negara karena sudah terdata di KUA setempat,”ujarnya saat ditemui Tangerang Ekspres di Kecamatan Cibodas, Jumat (26/2).

Mahdiyar menambahkan, ada pasangan empat pasangan yang dinyatakan tidak sah. Ke-empat pasangan ini diantaranya ada yang ditunda dan dilanjutkan pada 8 Maret mendatang di pengadilan agama, ada yang berkasnya di cabut dan ada yang tidak hadir.

“Untuk yang hadir dan memenuhi syarat pada sidang isbat ini, maka mereka sudah mendapatkan buku nikah dan juga sertifikat nikah. Jadi, mereka sudah tidak khawatir lagi jika ada pendataan dari pemerintah mengenai adminstrasi pernikahan,”paparnya.

Ia menjelaskan, sidang isbat tersebut digelar dengan tetap menggunakan protokol kesehatan, bahkan yang hadir juga dibatasi hanya pihak pengantin dan juga saksi. Selebihnya pihak keluarga, untuk menunggu di rumah saja karena memang masih di tengah pandemi virus corona.

“Semua yang hadir, wajib mencuci tangan, menggunakan masker, dan juga menjaga jarak. Dan itu wajib dilakukan selama sidang isbat nikah berlangsung, kami juga tidak menyarankan untuk tidak datang ramai-ramai pihak keluarga. Hanya perwakilan saja yang boleh datang,”ungkapnya. (ADV)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here