Home TANGERANG HUB Usai Disuntik Vaksin Mengantuk

Usai Disuntik Vaksin Mengantuk

0
SHARE
Usai Disuntik Vaksin Mengantuk
Ketua PWI Kabupaten Tangerang Sangki Wahyudin (duduk) disuntik vaksin Sinovac di Gedung Serba Guna Puspemkab Tangerang, Sabtu (27/2).

TIGARAKSA-Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Tangerang Hendra Tarmidzi mengatakan, gejala mengantuk maupun panas merupakan efek normal usai disuntik vaksin Sinovac. Sebab, antibodi memberikan reaksi setelah menerima vaksin.

Diketahui, pada Jumat (26/2) dan Sabtu (27/2) pulkuhan wartawan di Kota Tangerang dan Kabupaten Tangerang disuntik vaksin Covid-19. Pewarta yang menerima vaksin terdiri dari jurnalis media cetak, online hingga televisi. Gejala yang dialami usai disuntik vaksin, mulai dari mengantuk hingga nafsu makan meningkat.

“Gejala mengantuk hingga lapar itu tidak bahaya. Normal biasa saja. Gejala yang mengharuskan mendapat perawatan itu seperti menyebabkan penurunan kesadaran dan perlu infus atau pemberian oksigen,” jelas Hendra kepada Tangerang Ekspres saat ditanyai, Minggu (28/2).

Hendra menyebutkan, ada satu tenaga kesehatan mengalami gejala usai divaksinasi Sinovac yang memerlukan perawatan. “Ada satu orang petugas puskesmas yang mengalami gejala perlunya diinfus. Kita rawat satu hari di rumah sakit dan sudah sembuh. Kejadian ini sekitar satu bulan yang lalu,” katanya.

Sementara, Ketua PWI Kabupaten Tangerang Sangki Wahyudin menjadi salah satu penerima vaksin. Ia menceritakan pengalaman disuntik vaksin.

“Alhamdulilah, kami sudah disuntik vaksin. Sama seperti jenis vaksin lainnya. Selang beberapa menit saya merasa lapar usai disuntik vaksin,” ungkapnya.

Sangki mengungkapkan, prosedur vaksinisasi berlangsung empat tahap. Mulai dari pandataan peserta, di mana petugas memasukkan data diri wartawan ke dalam sistem. Sehingga penerima vaksin datanya terekam dalam sistem yang terintegrasi di Kemenkes. Pendataan yang diperlukan yakni Nomor Induk Kewarganegaan (NIK), nama lengkap, alamat, profesi dan nomor ponsel.

Kemudian, peserta memasuki tahap observasi. Pada tahap ini, petugas memeriksa kondisi kesehatan peserta. Pemeriksaan dilakukan dengan memeriksa tekanan darah, dan mengajukan beberapa pertanyaan.

Selanjutnya, dilakukan penyuntikan vaksin sinovac. Setelah disuntik, peserta menuju meja keempat. Di sini, peserta diberikan pengarahan agar menyampaikan ke petugas jika ada keluhan setelah disuntik. Selanjutnya diminta beristirahat selama 30 menit.

Setelah 30 menit berlalu, peserta kembali ke meja keempat untuk melaporkan waktu istirahat telah selesai. Lalu, petugas kemudian memberikan kartu vaksinisasi dan menyampaikan jika ada keluhan tertentu sebelum vaksinisasi tahap dua, peserta dapat menghubungi nomor yang tertera dalam kartu tersebut. Vaksinisasi tahap dua untuk peserta hari ini 15 Maret 2021.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tangerang yang telah memprioritaskan insan pers sebagai penerima vaksin ini. Sebab diketahui, wartawan adalah profesi yang juga rawan terpapar virus Corona dan salah satu garda terdepan penanggulangan penyebaran Covid-19,” kata Sangki.(sep)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here