Home TANGERANG HUB Kades Takut Jarum Suntik

Kades Takut Jarum Suntik

0
SHARE
Kades Takut Jarum Suntik
Kepala Desa Karang Serang Slamet Riyadi (dua dari kiri) memejamkan mata saat disuntik vaksin, Selasa (2/3).

SUKADIRI-Kepala Desa Karang Serang Slamet Riyadi takut dengan jarum suntik saat akan disuntikvaksin di Puskesmas Sukadiri, Kabupaten Tangerang, Selasa (2/3).

Rekannya mengalihkan perhatian dengan mengajak bergurau, agar Slamet Riyadi, tak terlalu fokus dengan jarum suntik.

Slamet Riyadi mengaku takut dengan jarum suntik sejak ia masih duduk di bangku sekolah dasar (SD). Dari SD, ia selalu tidak mau disuntik.

“Jadi, sekarang ini baru menjadi pengalaman kedua kali saya disuntik sejak SD. Saya sangat takut jarum suntik,” katanya sambil tertawa malu.

Giliran Slamet Riyadi pun tiba. Setelah melewati meja pendaftaran dan lolos screening, ia berada di meja terakhir. Meja penyuntikan. Raut wajahnya terlihat tegang, saat petugas membersihkan lengannya dengan alkohol. Sementara rekannya, Mad Yasin berdiri di sebelahnya dengan terus memberi semangat. “Tenang pak, nggak sakit kok,” kata Yasin.

Slamet Riyadi memegang erat tangan Yasin, sambil memejamkan mata, saat jarum menembus lengan kirinya. Dalam hitungan detik, vaksin meluncur, masuk ke dalam tubuhnya.

Jarum pun dicabut kembali. “Sudah pak,” kata petugas kesehatan yang menyuntik lengannya. “Sudah, gak terasa ya. Ternyata gak sakit,” ungkapnya sambil tertawa sumringah. Rekan-rekannya pun ikut menertawainya. Di luar itu, lanjutnya, ia mendukung pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di wilayah Kecamatan Sukadiri. Jadi dengan ikut vaksin, dapat membuktikan bahwa Caksin covid-19 aman disuntikkan ke dalam tubuh manusia.

“Betul, wabah penyakit dan kematian sudah ditentukan Yang Maha Esa. Tapi, kita tetap harus berupaya melawan penyakit,” ujarnya.

Di tempat terpisah, Camat Sukadiri Encep Sahayat mengatakan, sebanyak delapan kepala desa di wilayah Kecamatan Sukadiri dijadwalkan mengikuti vaksinasi Covid-19, Selasa (2/3). Selain kepala desa, perangkat desa dijadwalkan juga divaksinasi pada hari yang sama.

“Sebelumnya, pegawai kecamatan sudah mengikuti vaksinasi Covid-19. Dari 58 pegawai di kantor kami, sudah 28 orang yang divaksin. Bagi yang belum, nanti bertahap,” pungkasnya. (zky)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here