Home TANGERANG HUB Pegawai di 10 OPD Tak Divaksin

Pegawai di 10 OPD Tak Divaksin

0
SHARE
Pegawai di 10 OPD Tak Divaksin
VAKSIN: Tenaga medis menyuntik vaksin kepada pekerja pusat belanja di Tangcity Mall.

TANGERANG – Dinas Kesehatan menunda vaksinasi ke sejumlah pegawai di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkot Tangerang. Karena tidak masuk prioritas pelayan publik. Ada 10 OPD yang tidak mendapat kuota vaksinasi.

Kepala Dinkes Kota Tangerang Liza Puspadewi mengatakan, penerima vaksin adalah OPD yang memberikan pelayanan kepada masyarakat, seperti Satpol PP, Dishub, BPBD, Kecamatan, dan Kelurahan menjadi prioritas.

“Ada beberapa dinas yang memang tidak masuk dalam prioritas, karena mereka ini lebih ke persoalan teknis dan bukan melayani atau berinteraksi dengan masyarakat. Jadi tahap ini mereka tidak menjadi prioritas,”ujarnya saat ditemui Tangerang Ekspres di Puspemkot Tangerang, Selasa (2/3).

Liza menambahkan, nantinya para pegawai pemerintah yang masuk dalam sepuluh OPD tersebut, akan melaksanakan vaksinasi di tahap selanjutnya sesuai dengan instruksi Kementerian Kesehatan.

“Mereka pasti dapat vaksin, tapi mungkin ditahap selanjutnya. Karena fokus kita sekarang lebih ke petugas pelayan publik dulu, yang mana kita targetkan selesai di akhir Februari untuk tahap kedua,”paparnya.

Ia menjelaskan, Pemkot Tangerang telah melakukan vaksinasi terhadap 14 ribu penerima vaksin. Dalam tahap kedua ini, pihaknya belum menerima laporan adanya KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi) yang berat.

“Kalau untuk KIPI, belum ada laporan yang berat. Tapi memang kita sudah siapkan fasilitas kesehatan sebagai rujukan bila nanti ada kasus KIPI yang berat,”ungkapnya.

Liza menuturkan, saat ini masih berlangsung pemberian vaksin kepada para pedagang yang ada di Kota Tangerang. Mereka masuk dalam pemberian vaksin prioritas karena memang sehari-hari berinteraksi dengan orang banyak.

“Semua pedagang di pusat perbelanjaan seperti mal dan pasar semua mendapatkan vaksin tahap pertama, mereka harus diberikan vaksin untuk melindungi mereka dalam melakukan aktivitas perekonomian yang sangat rentan terpapar. Jadi menjadi penerima prioritas,”tutupnya. (ran)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here