Home TANGERANG HUB Selangkah Lagi Hijau, Tangerang Raya Masuk Zona Kuning

Selangkah Lagi Hijau, Tangerang Raya Masuk Zona Kuning

120
0
SHARE

TANGERANG-Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang dan Kota Tangsel masuk zona kuning kasus Covid-19. Zona kuning berarti, zona risiko rendah. Masih terjadi kasus baru, tapi jumlahnya sedikit. Penularannya juga tidak meluas. Jika zona kuning ini bisa dipertahankan, dan kasus bisa ditekan, selangkah lagi masuk zona hijau.

Pemerintah Kabupaten Tangerang berhasil menurunkan angka kasus positif Covid-19, dan masuki zona kuning sejak Selasa (2/3) lalu. Juru Bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Kabupaten Tangerang Dr. Hendra Tarmizi menjelaskan indikasi dari zona kuning tersebut dilihat dari adanya penurunan kasus.

“Selain terjadinya penurunan kasus, hal ini juga diindikasikan dengan adanya peningkatan kapasitas tempat tidur pada rumah sakit. Pasien yang dirawat dan yang diisolasi juga sudah menurun jumlahnya. Salah satunya pada rumah singgah Hotel Yasmin,” jelas dr. Hendra Tarmizi.

Dari beberapa kriteria tersebut, Kemeterian Kesehatan RI dan juga Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menetapkan Kabupaten Tangerang sebagai zona kuning dan penyebaran Covid-19 dianggap dapat terkendali. Posko PPKM Mikro juga tetap dijalankan untuk memutus mata rantai penularan. Sehingga kasus penularan tidak terjadi dan adanya penurunan kasus.

“Kita berharap tetap menjalankan PPKM Mikro dengan sistem yang sama. Sehingga setiap orang yang diduga positif tetap harus isolasi mandiri. Sehingga jika benar-benar positif, tidak akan menularkan kepada keluarga ataupun orang lain,” paparnya.

Kota Tangerang, menurut data di Dinkes Banten, masuk zona kuning. Walikota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan berdasarkan data Dinas Kesehatan, saat ini seharusnya Kota Tangerang sudah masuk dalam zona kuning. Tetapi, data di tingkat nasional masih zona oranye. “Namun dalam tampilan pada grafik yang diekspose oleh pemerintah pusat, Kota Tangerang masih dalam zona oranye. Seharusnya Kota Tangerang masuk dalam zona kuning seperti Tangsel dan Kabupaten Tangerang,” ungkapnya.

Sudah beberapa waktu lalu, Kota Tangsel masuk zona oranye dan sempat merah risiko paparan Covid-19. Setelah melakukan berbagai upaya penanganan, Kota Tangsel berhasil keluar dari zona merah serta oranye, dan kini memasuki zona kuning.

Namun demikian, Walikota Tangsel Airin Rachmi Diany tidak ingin langsung senang dan puas diri. Airin mengaku bersyukur karena Kota Tangsel bisa keluar dari zona merah maupun oranye dan kini masuk zona kuning.

“Alhamdulillah kita sudah zona kuning. Mari kita berdoa mudah-mudahan bisa menjadi zona hijau. Jangan jemawa juga,” ujar Airin kepada wartawan, Jumat (5/3).

Ibu dua anak ini bersyukur wilayahnya zona kuning, dan akan memperjuangkannya agar menjadi zona hijau, atau nihil kasus Covid-19. “Ya, bersyukur lah alhamdulillah sekarang Kota Tangsel sejak setahun ini kan baru sekarang zona kuningnya. Tentu menjadi motivasi, enggak boleh lelah,” tambahnya.

Masih menurutnya, upaya yang sedang digencarkan pemkot adalah vaksinasi Covid-19. Saat ini penyuntikan vaksin sudah memasuki tahap dua yang menyasar ASN, guru, TNI, polisi, tokoh agama dan anggota dewan.

Sebelumnya, pada tahap pertama, vaksinasi Covid-19 sudah rampung diberikan kepada hampir 10 ribu tenaga kesehatan. “Vaksin dipercepat untuk herd immunity mudah-mudahan Tangsel bisa menjadi zona hijau,” jelasnya.

Wanita berkerudung ini mengaku tidak benar-benar mengetahui faktor turunnya tingkat risiko paparan Covid-19 di wilayahnya. “Dinkes yang tahu, kan Kementerian Kesehatan yang tahu. Indikator dari angka kematian, positivity rate, angka kesembuhan, sarana-prasarana serta yang lainnya, pusat yang menilai,” ungkapnya.

Airin mengungkapkan, yang menentukan atau menilai terkait zona adalah Kementerian Kesehatan dan Dinkes Provinsi Banten. “Tentu penilaiannya ada indikatornya, parameternya pasti sesuai dengan Kementerian Kesehatan kan seluruh Indonesia, sama,” tutupnya. (sep/ran/bud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here