Home HUKUM Lima Tersangka Pembacokan Dibekuk

Lima Tersangka Pembacokan Dibekuk

0
SHARE
KONFERENSI PERS :  Kasatreskrim Polres Serang Kota, AKP M. Nandar menunjukkan barang bukti milik tersangka saat konferensi pers di gedung Satreskrim Polres Serang Kota, Rabu (24/3).

SERANG – Satreskrim Polres Serang Kota berhasil membekuk lima tersangka penganiayaan disertai pembacokan yang menewaskan satu orang di Pasar Induk Rau (PIR) Kota Serang, Selasa (23/3).

Korban tewas Ahmad Setiadi alias Acil. Sementara korban lainnya Juliana alias Juli masih mendapatkan perawatan di rumah sakit. Kejadian tersebut dipicu saling ejek yang terjadi pada Sabtu (20/3) di Terminal Cangkring Pasar Induk Rau, Kota Serang.

Kejadian itu berawal dari korban Yani berselisih dengan salah satu tersangka Jahidi alias Jibul. Kemudian pada Jumat (19/3) pukul 20.00 WIB, Jibul melakukan penganiayaan kepada korban Yani. Penganiayaan tersebut berujung kepada pengaduan korban Yani kepada korban Acil dan Juli.

“Pengaduan ini yang kemudian berujung kepada undangan ataupun provokasi daripada rombongan salah satu tersangka yaitu Ega. Ega diperintahkan Jibul untuk memprovokasi dan mengundang rombongan korban melalui Facebook untuk datang ke Terminal Cangkring pada Sabtu (20/3),” kata Kasatreskrim Polres Serang Kota, AKP M. Nandar saat konferensi pers di gedung Satreskrim Polres Serang Kota, Rabu (24/3).

Nandar mengatakan undangan tersebut direspons oleh rombongan korban Acil dan Juli. Keesokan harinya, Sabtu (20/3), rombongan korban datang ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk menyelesaikan masalah. Di saat itulah terjadi penganiayaan terhadap korban Acil dan Juli yang dilakukan oleh para  tersangka.

“Tersangka Afud alias Mput berperan membacok korban Acil sebanyak delapan kali, kemudian membacok korban Juli sebanyak satu kali, lalu tersangka Wahyudin alias Nana berperan memegangi korban Acil dan membacok sebanyak empat sampai lima kali, dan tersangka Hamdan alias Bajing ikut serta berperan memukul korban Acil di bagian muka dan memegangi korban di Pasar Rau,” ujarnya.

Usai melakukan penganiayaan disertai pembacokan, para tersangka melarikan diri ke Provinsi Lampung, tepatnya di Kecamatan Kedondong, Kabupaten Pasawaran dan para tersangka berhasil ditangkap di sana.

“Mereka bersembunyi di rumah teman salah satu tersangka atas nama Nana alias Bauk,” ucapnya.

Pada saat dilakukan penangkapan Selasa (23/3), tersangka Mput, Nana, dan Bajing melakukan perlawanan dan berupaya melarikan diri, sehingga pihak kepolisian terpaksa melakukan tindakan tegas terukur. Sedangkan, tersangka Bajing dilakukan penangkapan tanpa perlawanan.

“Para tersangka ini ditangkap kemarin (Selasa) dan langsung kami bawa ke Polres Serang Kota untuk dilakukan proses hukum,” tuturnya.

Atas perbuatannya itu, para tersangka dikenakan pasal 170 ayat (2) ke-3 e dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 12 tahun.

“Perlu kami informasikan juga bahwa para tersangka ini merupakan residivis curanmor, judi, dan narkoba,” tambahnya.

Sementara itu, tersangka Mput mengatakan dirinya hanya membantu temannya Jibul yang kesal terhadap korban Yani lantaran mengejek teman wanitanya Jibul.

“Karena temen perempuannya Jibul dikatain songek (sumbing), jadi saya hanya membantu temen aja,” katanya.

Di sisi lain, Jibul mengatakan dirinya akibat tidak terima dengan perilaku korban Yani. Dirinya kemudian menganiaya korban pada Jumat (19/3) pukul 20.00 WIB di Pasar Rau Kota Serang.

“Dia ngatain teman perempuan saya, jadinya saya tidak terima,” ujarnya. (mg-7/tnt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here