Home OLAHRAGA Persiraja Vs Persita, Fisik Belum Oke, Andalkan Taktik

Persiraja Vs Persita, Fisik Belum Oke, Andalkan Taktik

0
SHARE
Berbekal pemain lokal dan pemain muda Persita akan menghadapi tim-tim besar di ajang pra musim Piala Menpora yang berlangsung di Sleman, sore ini.

DIHUNI sebagian besar pemain muda, tidak lantas membuat Persita Tangerang gentar menghadapi Persiraja Banda Aceh yang diperkuat tiga pemain asing. Rabu (24/3) sore WIB kedua tim akan duel untuk memperebutkan Piala Menpora di Sleman. Skuat Persita yang dikomandoi Widodo Cahyono Putro bertekad memaksimalkan potensi meraih kemenangan yang dimiliki timnya. Potensi itu diyakini Widodo ada. Lantaran kedua tim sama-sama buta atau tidak tahu kekuatan lawan. Untuk itu Widodo memastikan Ade Jantra dkk akan tampil fight menghadapi Persiraja atau dua lawan lainnya di Grup D, Persib Bandung dan Bali United.

“Kami tahu diri lah, kami dikelilingi tim-tim besar. Kami tahu harus bagaimana. Tapi kami tetap akan fight. Karena sebelum peluit berakhir, kesempatan untuk memenangkan pertandingan itu di masing-masing tim ada. Jadi sebelum peluit selesai, kesempatan selalu ada,” ucap pria yang akrab disapa Wiwid itu. Untuk bisa mewujudkan kemenangan, Widodo mengaku akan lebih melakukan pendekatan taktikal, saat jumpa Persiraja. Hal ini telah dilatih Widodo kepada Egi Melgiansyah dkk selama dua pekan terakhir.

“Tentunya kami untuk persiapan ini tidak melihat ke tim lawan. Karena kita juga belum tahu persiapan Persiraja bagaimana. Yang jelas konsolidasi terhadap tim, kami sudah memantapkan secara keseluruhan yaitu taktikal,” ungkap Widodo. “Karena untuk dua minggu jelang pertandingan ini, kami tidak bisa meningkatkan intensitas di bermainnya dan untuk fisiknya juga kita tidak bisa. Karena fisik ini kan perlu waktu yang lama. Jadi kemungkinan kita maksimalkan di taktikal, permainan Kalau memang nanti tidak maksimal, ya itu menurut saya masih wajar karena memang persiapannya kurang maksimal,” terang Widodo lagi.

Menyangkut skema permainan Widodo enggan berkomentar banyak. Skema sudah dimatangkan sejak di Tangerang dan fokus utama adalah untuk bisa memberikan pengalaman bermain bagi pemain-pemain muda Persita. “Yang pasti untuk pemain baru nanti kemungkinan akan dilihat dan kami coba semua. Karena ini pra musim, persiapan untuk ke Liga 1. Jadi situasi dan kondisi yang berkembang kita lihat nanti. Apakah (pemain baru) dimainkan atau tidak. Tapi saya akan berusaha untuk memainkan mereka,” ungkapnya.

“Harapan saya tentu saja mereka bisa ‘bicara’ dan bisa adaptasi cepat dengan tim dan mampu menunjukkan kualitasnya,” imbuh Widodo.

Sementara itu, bek Persita, Syaeful Anwar mengaku bersama rekan setimnya sudah siap untuk meraih hasil positif. Meski secara persiapan timnya belum maksimal. Tapi laga sore ini menjadi bagian melihat kemampuan tim secara utuh. “Kondisi pemain, kita siap enggak siap, harus siap. Walaupun persiapan kita tidak terlalu lama. Tapi kemarin kita sudah sedikit latihan taktikal untuk permainan besok. Yang jelas datang ke sini kita sudah siap. Semoga besok keberuntungan berpihak pada kita,” ungkap pemain bernomor punggung 24 ini.

Sedangkan Muhamad Toha menambahkan, pemain Persita lainnya sudah tidak sabar untuk bisa merumput. Baginya laga hari ini, cukup penting buat chemistry diantara pemain untuk menatap kompetisi Liga 1. “Kami ingin menghasilkan langkah positif di pertandingan pertama untuk menatap Liga 1 musim 2021. Minimal kami bisa menghasilkan poin. Poin dari laga ini akan menunjukkan sejauh mana kami beradaptasi dalam permainan. Saya cukup yakin bisa menghasilkan sesuatu menghadapi Persiraja,” tukasnya.

Turun pada turnamen pra musim ini, Persiraja Banda Aceh memboyong 26 pemain dengan kombinasi skuat muda, senior, dan tiga legiun asing. Untuk tampil di pramusim ini, Laskar Kutaraja sudah menggelar latihan sejak 8 Maret lalu. Pelatih Persiraja Hendri Susilo menyebutkan, timnya melakukan persiapan yang cukup sederhana. Meski begitu, skuat racikannya siap tampil 100 persen. “Saya sudah katakan kepada pemain, kita ikut Piala Menpora tidak main-main,” kata Hendri.

Dia menyebutkan, timnya tampil di Piala Menpora juga untuk melihat kemampuan pemainnya yang dipersiapkan ke Liga 1 nanti. “Ini termasuk seleksi juga. Mudah-mudahan anak-anak bisa memberikan yang terbaik. Saya cukup realistis saja menghadapi turnamen pra musim ini,” tukasnya. “Jadi harapan saya anak-anak bisa tampil maksimal. Saya tahu siapa itu Persib Bandung, Bali United. Makanya, saya cukup realistis saja saja menghadapi pertandingan ini,” tambah Hendri.

Ketika ditanya soal tiga pemain asingnya, mantan pelatih Tim PON DKI Jakarta ini menyebutkan, belum ada jaminan pemain asing akan masuk starting eleven. “Peluangya fifty-fifty. Kita lihat kondisi fisiknya dulu. Apalagi sudah setahun tidak berkompetisi. Pemain lokal saja yang sudah berlatih masih 80 persen fisiknya,” sebut dia. (apw/net)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here