Home HUKUM Satresnarkoba, Gerebek Pengguna Narkoba di Markas PP Cibodas

Satresnarkoba, Gerebek Pengguna Narkoba di Markas PP Cibodas

0
SHARE
DIGEREBEK : Satresnarkoba mengamankan ZR pada saat mengkonsumsi sabu di markas PP Cibodas, Kota Tangerang, Kamis (1/4)

TANGERANG – Jajaran Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Metro Tangerang Kota, menggerebeg markas ormas Pemuda Pancasila (PP) di Kecamatan Cibodas Kota Tangerang.

Kasat Narkoba AKBP Pratomo Widodo mengatakan, satu orang pelaku berinisial ZR diamankan anggota Satnarkoba Polres Metro Tangerang Kota saat menggunakan sabu di dalam markas PAC PP kecamatan Cibodas.

“Kita amankan ZR saat menggunakan sabu, menurut keterangan pelaku sabu tersebut di dapat dari pelaku AM yang saat ini menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO),”ujarnya saat ditemui Tangerang Ekspres di lokasi penggerebekan, Kamis (1/4).

Pratomo menjelaskan, pengungkapan kasus berdasarkan informasi dari masyarakat di posko ormas PP tersebut sering digunakan sebagai tempat penyalahgunaan narkotika jenis sabu dan peredaran miras. Bergerak cepat dan taktis, jajarannya langsung melakukan pengerebekan. Hasilnya, di lokasi ditemukan barang bukti sabu dan miras yang di simpan di dalam mobil yang ada di lokasi.

“Pada saat digeledah, kami menemukan satu buah alat hisap sabu berikut pipet kaca yang didalamnya terdapat sabu-sabu. Selanjutnya, kita lakukan penggeledahan di sekitar lokasi untuk menemukan barang bukti lainnya,”paparnya.

Ia menjelaskan, di lokasi penggerebekan di temukan sebuah kunci mobil, pada saat di periksa didalamnya ada puluhan miras. Miras tersebut milik IR yang sengaja di simpan di dalam mobil.

“Di dalam mobil ada 29 dus minuman keras dengan jumlah total sebanyak 384 botol dengan rincian 9 Dus Anggur Merah, 6 dus Anggur Kolesom, 1 dus Anggur Buah, 1 dus Newport, 1 dus Whisky, 2 dus Anggur Putih, 5 dus Rajawali, 3 dus Kamput,”ungkapnya.

Prapto menuturkan, dari hasil keterangan ZR Ia mengaku telah mengkonsumsi sabu bersama dengan saudara AM (DPO), kemudian dilakukan penggeledahan di markas mereka.

“Mereka dijerat dengan pasal 112 ayat (1) undang undang nomer 35 Tahun 2009 tentang narkotika. Mereka juga kami jerat dengan pasal narkotika dan Perda nomer 7 tahun 2005 tentang peredaran dan penjualan miras, ancaman hukumannya penjara 5 hingga 20 tahun,”katanya.

Pratomo menyatakan, jajarannya tidak akan segan-segan untuk menindak siapapun pelaku penyalahgunaan narkoba dan miras, apapun latar belakangnya.

“Kami juga meminta masyarakat, untuk bisa ikut andil melaporkan jika menemukan penyalahgunaan narkoba. Agar Masyarakat Sehat, Bebas Narkoba, Indonesia Menjadi Kuat,”tutupnya. (ran)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here