Home TANGERANG HUB Mudik Lebih Awal Sebelum Dilarang

Mudik Lebih Awal Sebelum Dilarang

0
SHARE
Mudik Lebih Awal Sebelum Dilarang
PEMBATASAN MUDIK: Pemerintah kembali memberlakukan larangan mudik lebaran tahun ini karena masih pandemi Covid-19. FOTO: Randy Yastiawan/Tangerang Ekspres

TANGERANG – Warga perantauan di Kota Tangerang memilih mudik lebih awal. Ini setelah adanya pengumuman larangan mudik lebaran tahun ini oleh pemerintah.

Marsinah yang tinggal di Batuceper dan mudik ke Semarang mengaku pulang kampung lebih awal sebelum lebaran.

“Karena anak juga sekolah online, dan suami juga tidak berdagang lagi. Kami sekeluarga mudik dulu dan mau merasakan puasa di kampung saja. Kalau mudik pas lebaran, pasti tidak boleh,” katanya.

Sementara itu, Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang akan melakukan pencegahan mudik sekala mikro.

Kepala Dishub Kota Tangerang Wahyudi Iskandar mengatakan, anggota Dishub akan melakukan pencegahan dengan cara mendatangi RT dan RW untuk memberikan informasi kepada masyarakat untuk tidak mudik lebaran karena masih pandemi.

“Karena masih pandemi, kami melakukan penjagaan mulai di sektor mikro. Seperti tingkat RT dan RW untuk pelarangan mudik, hal tersebut untuk mencegah adanya kenaikan kasus juga melindungi keluarga di kampung halaman,”ujarnya saat ditemui Tangerang Ekspres di ruang kerjanya, Selasa (6/4).

Wahyudi menambahkan, pihaknya bersinergi dengan Satuan Gugus Tugas Covid-19 tingkat Kota Tangerang. Mulai dari Dinas Kesehatan dan Satpol PP juga akan turun ke masyarakat mengimbau agar tahun ini tidak mudik kembali karena kondisi yang masih belum memungkinkan.

“Turun langsung ke RT dan RW untuk memberikan sosialisasi agar warganya tidak mudik, dengan cara tersebut masyarakat bisa memahami karena kondisi masih dilanda pandemi Covid-19. Jika saya keluarga, maka tahan terlebih dahulu untuk mudik,”paparnya.

Ia menjelaskan, Pemkot Tangerang akan melakukan penjagaan yang dilakukan di tiap-tiap jalan protokol. Pembuatan posko jaga pun sedang disiapkan, nantinya posko penjagaan akan diisi personel gabungan untuk memantau apakah ada warga yang mudik.

“Ada check point untuk penyekatan. Kalau ada yang mudik kami suruh pulang lagi oleh petugas, sepertinya akan sama seperti tahun lalu. Petugas akan mengawasi mobil yang membawa penumpang lebih,”ungkapnya.

Pemerintah melalui Menko PMK sudah menetapkan larangan mudik lebaran mulai tanggal 6 sampai 17 Mei 2021. Selama itu, pemerintah mengimbau agar warga tidak melakukan aktivitas yang berpotensi menimbulkan kerumunan sehingga menyebarkan virus corona. (ran)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here