Home TANGERANG HUB Ramadan Tetap Gelar Vaksinasi, Suntik Vaksin Tak Batalkan Puasa

Ramadan Tetap Gelar Vaksinasi, Suntik Vaksin Tak Batalkan Puasa

0
SHARE
Ramadan Tetap Gelar Vaksinasi Suntik Vaksin Tak Batalkan Puasa
Bupati Tangerang A. Zaki Iskandar (berompi krem) memantau pelaksanaan vaksinasi di Mall Grand Dadap, Kecamatan Kosambi, Sabtu (10/4). Di bulan Ramadan Pemkab Tangerang akan tetap melaksanakan vaksinasi.

TIGARAKSA-Ketua Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Tangerang Encep Subandi menjelaskan, penyuntikan vaksin tidak membatalkan puasa seseorang. Alasannya, zat yang masuk tidak melewati mulut ataupun hidung sehingga tidak membatalkan puasa.

“Tidak batal. Terus saja vaksinasi berjalan sebagaimana mestinya. Puasa bisa batal karena ada zat yang masuk dari mulut dan hidung. Vaksinasi tidak membatalkan puasa,” katanya kepada Tangerang Ekspres ketika dimintai keterangan, Minggu (11/4).

Sementara, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tangerang Hendra Tarmidzi mengatakan, vaksinasi tetap akan dilaksanakan meski di tengah Ramadan. Sebab, sudah diperbolehkan oleh ulama untuk tetap menyuntikan vaksin di tengah puasa.

Diketahui, Majelis Ualama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan fatwa Nomor 13 Tahun 2021 tentang Hukum Vaksinasi Covid-19 pada saat berpuasa. Fatwa tersebut menyatakan bahwa vaksinasi tidak membatalkan puasa dan boleh dilakukan bagi umat Islam yang sedang berpuasa.

Berdasarkan fatwa yang dikeluarkan MUI pemerintah dapat melakukan vaksinasi di bulan Ramadan demi mencegah penularan Covid -19. Vaksinasi yang akan dilakukan di Ramadan nantinya akan dilakukan dengan memperhatikan kondisi kesehatan warga yang sedang menjalankan puasa.

Proses vaksinasi bisa dilakukan di siang hari pada saat umat muslim menjalankan ibadah puasa. Lebih lanjut Hendra menjelaskan fungsi dari puasa ini di antaranya seperti detoksifikasi. Puasa memberikan manfaat untuk kesehatan.

Hendra menuturkan, tidak ada persiapan khusus dari pemerintah untuk melaksanakan vaksinasi di bulan Ramadan. Yang penting yang harus diperhatikan sebelum vaksinasi di bulam puasa adalah istirahat cukup, dan sahur dengan makanan bergizi seimbang.

“Untuk vaksinasi kita tetap lakukan di pagi hari sampai sore. Mungkin dapat juga dilakukan malam hari atau bisa juga dilakukan di masjid pada malam hari, asal tidak mengganggu ibadah di bulan Ramadan,” paparnya.

Pemkab Tangerang sedang menggenjot pemberian vaksin kepada warga lanjut usia (lansi) usia 61 tahun ke atas. Karena, apabila lansia terkena Covid-19, berisiko menyebabkan kematian. Pertengahan pekan lalu, Sekda Kabupaten Moch. Maesyal Rasyid meninjau kesiapan vaksinasi di Q-Big BSD, Kecamatan Pagedangan. “Setiap hari jika vaksin tersedia kita langsung laksanakan,” ujarnya. Saat ini, Pemkab menargetkan 74.400 warga mendapatkan vaksin. Sudah divaksinasi mencapai 62.900 orang. Untuk di Super Mall Lippo Karawaci sebanyak 1000 orang, dilakukan selama tiga hari, 6 hingga 8 April diperuntukkan vaksinasi lansia.

Nunung Junaedi (64) warga Perum Griya Karawaci mengatakan sangat mendukung vaksinasi lansia yang dilakukan Pemkab Tangerang bersama Lippo Karawaci dan pihak swasta untuk menanggulangi pandemi Covid-19 di wilayah Kecamatan Kelapa Dua. “Saya turut mendukung vaksinasi untuk lansia, agar pendemi ini bisa cepat berakhir dan dapat menjadikan pelajaran untuk kita semua,” ungkapnya. Setelah dilakukan vaksinasi Nunung tidak merasakan gejala apa-apa selama masa observasi 30 menit. Dia berharap kepada para lansia agar tetap produktif dan semangat. “Saya sudah divaksin, kepada para lansia harus tetap produktif, dalam menjalani aktivitas tetap terapkan protokol kesehatan,” ucap Nunung. (sep)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here