Home NASIONAL Seleksi CPNS Dimulai Mei, Pemkab Minta Kuota 1.678 CPNS dan 6.450 PPPK

Seleksi CPNS Dimulai Mei, Pemkab Minta Kuota 1.678 CPNS dan 6.450 PPPK

81
0
SHARE

JAKARTA-Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (Kemenpan-RB) bakal kembali membuka penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) non guru. Pendaftaran bakal mulai dibuka pada Mei-Juni mendatang.

“Pendaftaran CPNS bulan Mei-Juni,” kata Deputi Bidang SDM Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Teguh Widjinarko. Ia menyatakan, pendaftaran dilakukan secara online. Yakni, melalui Sistem Seleksi Calon ASN (SSCASN) Badan Kepegawaian Negara (BKN). Sedangkan proses seleksi, berlangsung selama empat bulan. Dimulai pada bulan Juli hingga Oktober mendatang.
“Proses seleksinya memang cukup lama, karena banyak sekali yang mendaftar. Tahun lalu saja ada empat juta pelamar,” jelas dia saat konferensi pers secara daring Jumat (9/4).

Kendati demikian, pihaknya bersama dengan BKN belum menentukan lokasi penyelenggaraannya. Yang pasti, papar dia, seleksi bakal dilakukan di kantor pusat BKN, kantor regional BKN, Unit Pelaksana Teknis (UPT) BKN, dan beberapa tempat tes tambahan lainnya. Baik itu yang didanai oleh BKN ataupun instansi masing-masing. Tentunya dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat. Mengingat pandemi Covid-19 masih terus berlangsung.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri PANRB Tjahjo Kumolo mengumumkan kebutuhan formasi calon aparatur sipil negara (ASN) 2021 sebanyak 1.275.387 formasi. Namun, ada pengurangan perimaan formasi lowongan Aparatur Sipil negara (ASN) pada jabatan bidang administrasi. Sebab, tahun ini pemerintah memprioritaskan posisi untuk pegawai di lapangan.

“Kami fokuskan menerima pegawai yang bisa langsung terjun langsung ke lapangan. Daripada pegawai administrasi yang hanya duduk di belakang meja,” tegas Tjahjo.

Lebih lanjut, dia memaparkan sejumlah jabatan paling banyak dibuka tahun ini. Di antaranya, jabatan guru, tenaga kesehatan, hingga jabatan teknis seperti penyuluh pertanian, auditor, pengelola pengadaan barang jasa, dan verifikator keuangan.
Tjahjo mengaku telah berkoordinasi dengan kementerian atau instansi terkait mengenai jumlah formasi yang ditetapkan. “Sudah dilakukan dengan beberapa lembaga seperti Kementerian Pertanian, BKKBN, dan lainnya,” terang dia.

Sementara itu, Pemkab Tangerang mengusulkan 1.678 kuota bagi penerima CPNS dan 6.450 kuota bagi PPPK. Menurut Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembabgan Sumber Daya Manusia Kabupaten Tangerang Hendar Herawan Pemkab Tangerang sudah mengirimkan usulan itu ke Kemenpan-RB. “Hal tersebut bertujuan untuk mengakomodir tenaga honorer di Kabupaten Tangerang yang belum menjadi PNS,” ujar Hendar.

Lanjut Hendar, surat usulan kebutuhan CPNS dan PPPK yang ditandatangani Bupati Tangerang A.Zaki Iskandar tersebut sudah diserahkan ke Kemenpan-RB. “Surat usulan sudah diberikan, tapi kouta itu belum tentu disetujui oleh Kemanpan RB. Karena itu baru usulan. Namun mudah-mudahan bisa disetujui,” harapnya. Hendar menambahkan, penetapan kouta CPNS dan PPPK untuk di Pemkab Tangerang dikabarkan pertengahan April sudah diputuskan oleh Kemenpan RB. “Beradasarkan informasi, penetapan kuota CPNS dan P3K dari Menpan pertengahan April ini sudah turun. Semoga secepatnya ada keputusan,” pungkasnya. (jpg/sep)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here