Home TANGERANG HUB Pelayanan KTP el Jadi Sorotan Dewan

Pelayanan KTP el Jadi Sorotan Dewan

0
SHARE
Pelayanan KTP el Jadi Sorotan Dewan
PERTEMUAN: Warga Kecamatan Cisauk menyampaikan keluhan dan masukan kepada Anggota DPRD Fraksi PDIP Kabupaten Tangerang Akmaludin Nugraha di rumahnya, kemarin. FOTO: Dok. Pribadi for Tangerang Ekspres

TIGARAKSA –Ketua Fraksi PDIP dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tangerang Akmaludin Nugraha mendapat pengaduan warganya yang belum mendapat akses layak terhadap pelayanan kartu tanda penduduk (KTP) elektronik. Hal tersebut disampaikan saat dirinya bertemu dengan warga di rumah kediamannya.

Akmal menuturkan, akan menindaklanjuti masukan dan laporan warga terhadap pelayanan KTP elektronik yang kurang maksimal. Ia mengaku, akan segera berkoordinasi dengan dinas terkait untuk menyelesaikan pelayanan kependudukan bagi warga yang letaknya jauh dari pusat pemerintahan.

“Tidak hanya ada masukan dan laporan terkait KTP. Tadi warga juga mengeluhkan susahnya membuat kartu Indonesia sehat (KIS). Tentu ini akan kita tindaklanjuti agar tidak kembali terulang. Kita tahu bahwa di Kabupaten Tangerang memiliki 29 kecamatan dan ini harus dicarikan solusinya agar pelayanan terhadap warga maksimal serta akses yang merata,” katanya kepada Tangerang Ekspres melalui sambungan seluler, Senin (12/4).

Akmal mengaku heran, warga yang sudah mengurus semua persyaratan dan menunggu hampir tiga bulan untuk mendapat KTP elektronik. Akan tetapi, hingga kini belum ada kejelasan kapan kartu kependudukan bisa diterima.

Ia mengungkapkan, pelayanan dasar tersebut harus dicarikan jalan keluarnya. Sebab, tidak semua warga Kabupaten Tangerang memiliki waktu dan informasi yang sama untuk mengurus kartu kependudukan ke pusat pemerintahan.

“Sekarang jaman sudah canggih dan akses terhadap informasi merupakan kebutuhan. Untuk KTP elektronik yang terpenting sudah perekaman dan tentu pemerintah daerah bisa menyediakan perekaman di desa atau kecamatan. Apabila ada pertanyaan dan lainnya dari warga bisa dibuka layanan berbasis WhatsApp. Juga nanti pengiriman KTP elektronik bisa melalui kantor pos karena sudah ada alamat jelasnya,” paparnya.

Sementara, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tangerang Syafrudin mengatakan, tidak akan terjadi masalah apabila warga mengikuti pelayanan KTP sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang ditetapkan pemerintah.

“Paling lama 14 hari KTP elektronik sudah jadi. Apabila lewat dari 14 hari datang ke dinas mungkin ada persyaratan yang kurang,” katanya.

Ia memuturkan, ada mobil keliling kependudukan yang bias digunakan untuk melayani warga Kabupaten Tangerang di 29 kecamatan. Namun, akibat masa pandemi Covid-19 tiga mobil keliling belum dioperasikan.

“Sebenarnya tidak perlu datang ke dinas karena sudah ada pelayanan dalam aplikasi WhatsApp. Namun sesuai SOP satu hari maksimal 300 orang,” pungkasnya. (sep/din)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here