Home TANGERANG HUB Truk ‘Loncat’ dari Tol, Jalan Ditutup

Truk ‘Loncat’ dari Tol, Jalan Ditutup

0
SHARE
Truk 'Loncat' dari Tol, Jalan Ditutup
Truk kontainer yang loncat dari jalur Tol BSD belum bisa dievakuasi. Proses evakuasi membutuhkan crane untuk mengangkat badan truk. FOTO: Miladi Ahmad/Tangerang Ekspres

SERPONG-Kecelakaan tunggal dialami truk kontainer di tol Jalan Batam, Rawa Mekar Jaya, Selasa (27/4). Truk dengan nomor polisi B 9040 CEH tersebut ‘loncat’ dari jalur tol hingga jatuh di di Jalan Batam. Akibatnya pengemudi truk berinisial RR menderita luka-luka.

Kecelakaan lalu lintas tersebut terjadi sekitar pukul 02.45 WIB. Truk bermuatan besi seberat 25 ton tersebut tiba-tiba menabrak pembatas jembatan lalu terjun dari ketinggian sekira 15 meter ke bagian bawah jembatan.

Seketika, bunyi hantaman keras itu mengagetkan warga sekitar yang sedang bersiap santap sahur. Beruntung saat kejadian, tak ada warga atau pengendara yang melintas di bawah jembatan tol tersebut.

Warga yang tidak jauh dari lokasi, Hasbulah mengaku, suara saat kecelakaan terjadi cukup keras terdengar.

“Suaranya kencang, pada kaget sih. Waktu dicek, ya truk ini sudah hancur di bawah. Sopirnya selamat,” ujarnya kepada Tangerang Ekspres, Selasa (27/4).

Pantauan Tangerang Ekspres di lokasi, kondisi truk mengalami kerusakan parah, terutama di bagian kemudi. Petugas dari kepolisian telah mendatangi lokasi dan memasang garis polisi. Sementara pengemudi mengalami luka di bagian lengan dan kakinya, dan telah dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Pengemudi truk, RR mengaku, sebelum kecelakaan terjadi rasa kantuk menghinggapinya. “Tadi rada ngantuk, pas sadar tau-tau udah nabrak pembatas terus jatuh ke bawah. Saya dari Jakarta mau ke Pergudangan Taman Tekno ngangkut besi 25 ton,” singkatnya.

Sementara, polisi sendiri masih melakukan pemeriksaan terjadap saksi di lokasi. Hingga Selasa (27/4) sekitar pukul 16.00 WIB, sedang diupayakan langkah untuk proses evakuasi badan truk.

Kanit Laka Lantas Polres Tangsel, Iptu Agus Sutrisna mengatakan, kejadian tersebut terjadi di kilometer 10 + 300 dari arah Pondok Ranji menuju Pamulang sekitar pukul 02.30 WIB. “Jadi yang menyebabkan truk terjun adalah supir ngantuk. Ngantuk, truk nabrak pembatas dalan dan terjun ke bawah,” ujarnya.

Agus menambahkan, telah memasang garis polisi disekitar lokasi dan sedang mengupayakan evakuasi. “Sudah ada dua mobil crane yang siap untuk mengavakuasi truk ini tapi, akan kita lakukan pada malam hari karena faktor kepadatan arus lalulintas,” jelasnya.

Pantauan di lokasi, terlihat kepala truk kontainer menabrak pohon setelah terperosok dari Jalan Tol Jakarta–Serpong, dan bok kontener sedikit terpisah dari badan kontenernya.

Sementara itu, Jalan Batam, Rawa Mekar Jaya, Serpong kini diberlakukan satu jalur, karena sekeliling truk kontainer dipasang garis polisi. Kondisi saat ini tidak ada kemacetan.

Sementara, untuk evakuasi truk kontainer berpelat nomor B 9040 CEH yang keluar jalur tol BSD hingga terjun menanbrak pohon di Nusa Loka BSD, masih menunggu kedatangan crane atau alat derek jangkung.

“Proses evakuasi kita tunggu crane untuk mengangkut kontenernya dan pakai derek, kita sedang upayakan,” ujar Kepala Induk Patroli Jalan Raya (PJR) tol BSD, AKP, Wiratno saat dikonfirmasi, Selasa (27/4).

Wiratno juga mengatakan, jalannya proses evakuasi akan diserahkan ke Unit Laka Polres Tangsel.

“Rencana pagi ini kita serahkan ke Unit Laka Lantas Polres Tangsel,” katanya.

Sementara itu, Kanit Laka Lantas Polres Tangsel, Iptu Agus Sutisna masih berkoordinasi dengan pihak PJR guna mengevakuasi truk kontainer berbobot 23 ton yang keluar jalur hingga terjun menabrak pohon.

“Kami masih terus berkoordinasi dengan PJR, bagaimana saat proses evakuasi kontainer tidak menimbulkan kemacetan baik itu di jalan tol maupun di Nusa Loka,” ungkap Agus.

Agus juga menjelaskan, jika saat ini sopir truk kontainer berada di Mapolres Tangsel guna dimintai keterangan.

“Ada di Polres Tangsel dimintai keterangan, sopir hanya luka ringan saja,” imbuhnya.

Sebelumnya diberitakan, truk kontainer yang dikendarai Riki Riyadi ini, hilang kendali hingga terjun keluar jalur tol BSD karena mengantuk pada Selasa (27/4) pukul 03.00 WIB dini hari.(bud/net/esa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here