Home TANGERANG HUB Pemkot Larang Mudik dan Bukber

Pemkot Larang Mudik dan Bukber

0
SHARE
Pemkot Larangan Mudik dan Bukber
Aroef R Wismansyah, Walikota Tangerang

KOTA TANGERANG-Pemudik lokal dalam provinsi dilarang. Sesuai peraturan Gubener Banten, warga Tangerang Raya dilarang masuk Kota Serang. Begitu juga sebaliknya, warga Serang dilarang masuk Tangerang Raya.

Walikota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan, sudah menetapkan bahwa sejak 6 sampai 17 Mei mendatang, warga Kota Tangerang dilarang mudik. Karena pemerintah pusat sudah mengeluarkan surat edaran untuk tidak mudik.

“Kita sudah ada penyekatan. Artinya masyarakat tidak boleh melakukan perjalanan mudik. Jika masih nekat, maka akan ada petugas yang akan mengarahkan putar balik,”ujarnya saat ditemui Tangerang Ekspres di Puspemkot Tangerang, Selasa (4/5).

Arief menambahkan, untuk mudik lokal juga dilaranga, sesuai dengan keputusan Gubernur Banten.

“Mudik lokal diberlakukan, agar tidak ada masyarakat yang berpergian dan menimbulkan kerumunan. Pemerintah pusat melalui Satgas Covid-19, juga sudah memutuskan larangan mudik lokal, karena bisa berpotensi adanya peningkatan kasus,”paparnya.

Ia menjelaskan, selain larangan mudik, ada juga larangan menggelar berbuka bersama (Bukber) yang di keluarkan pemerintah pusat kepada pemerintah daerah. Kepala daerah diminta mengimbau warganya selama Ramadan agar tidak menggelar Bukber, agar tidak ada penyebaran virus Corona.

“Bukber adalah kegiatan positif, akan tetapi bisa menyebabkan terjadinya kerumunan dan bisa terjadi klaster baru. Maka itu, kami juga meminta masyarakat untuk tidak menggelar kegiatan bukber ataupun sahur on the road,”ungkapnya.

Arief berharap, masyarakat bisa mendukung apa yang menjadi keputusan pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Hal tersebut, untuk menjaga masyarakat dari bahaya penyeberan virus Corona yang terus menerus masih ada di Kota Tangerang.

“Mari bersama untuk bisa saling menjaga. Karena dengan bersama kita bisa mencegah adanya penyebaran virus Corona. Jadi untuk bisa menjaga keluarga kita, bisa menahan diri untuk tidak mudik dan juga melakukan kegiatan yang menimbulkan kerumunan,” tutupnya. (ran)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here