Home TANGERANG HUB Tangsel Tuan Rumah Tadarus Pengawasan

Tangsel Tuan Rumah Tadarus Pengawasan

0
SHARE
Anggota Bawaslu RI Moch. Afifudin menerima cinderamata dari anggita Bawaslu Tangsel Karina Permata Hati di sela acara Tadarus Pengawasan Pemilu di Kantor Bawaslu Tangsel, Serpong, Selasa (4/5). FOTO: Miladi Ahmad/Tangerang Ekspres

SERPONG–Badan Pengawas Pemilu Kota Tangerang Selatan menjadi tuan rumah Tadarus Pengawasan. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Bawaslu Republik Indonesia. Dimana, untuk Tangerang Raya dipilihlah lokasi Bawaslu Kota Tangerang Selatan, sebagai perwakilan Bawaslu Provinsi Banten.

Ketua Bawaslu Kota Tangerang Selatan, Muhamad Acep menjelaskan bahwa kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk syukur Anggota Bawaslu di Indonesia karena masih diberi kenikmatan untuk melewati Ramadan kali ini.

”Di tengah situasi yang naik turun, karena pandemi dan bencana alam atau non alam, kita masih diberi kenikmatan dan usia yang membuat kita masih dipertemukan oleh Bulan Suci Ramadhan,” ujar Acep dalam kegiatan tersebut.

Adapun rangkaian yang dilakukan adalah melakukan tadarus bersama. Kemudian, mendengarkan kultum sampai dengan buka bersama dan sholat berjamaah. Dan disusul untuk bersilaturahmi atau diskusi terkait dengan pengawasan.

Anggota Bawaslu RI, Moch. Afifudin yang juga turut hadir dalam kegiatan tersebut mengapresiasi antusiasme Bawaslu Provinsi Banten dan Bawaslu Kota Tangerang Selatan atas diselenggarannya tadarus pengawasan. Seperti yang diketahui kegiatan ini dilaksanakan secara daring dan luring.

Menurutnya tadarus ini bisa menjadi wadah diskusi, men-daras, mengajar bersama, dan mengimplementasi kegiatan literasi lainnya. Afif melihat bagian dari cara membumikan pengawasan Pemilu bisa dalam berbagai pendekatan salah satunya pendekatan religius.

“Kita perlu saling mengingatkan kenapa kita permanen ya itu karena pekerjaanya permanen, bukan kerja tahapan mentalnya juga mental permanen bukan mental ad hoc,” kata Afif yang juga memastikan bahwa seluruh Bawaslu melakukan kegiatan ini.

Dia menambahkan sebagai pengawas ada problem di masyarakat yang perlu disadari, yaitu kurangnya sosialisasi kegiatan pendidikan politik Bawaslu. Maka dia mendorong seluruh aktivitas Bawaslu bisa dibuat daftar dan dipublikasikan untuk diketahui publik.

“Di balik apresiasi pemilu banyak hal yang menjadi refleksi dan evaluasi, jangan sampai terlena dengan sanjungan publik kepada Bawaslu. Kita harus membersihkan kekurangan kita sehingga kelembagaan semakin sehat,” tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Bawaslu Provinsi Banten, Didi M Sudi menjelaskan jika kegiatan ini sangat bermanfaat. Melalui silaturahmi ini, Bawaslu bisa saling bertukan informasi. Dalam rangka persiapakn Pemilu yang akan dilakukan tahun 2024 mendatang. (mol)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here