Home TANGERANG HUB Mobil Wajib Buka Kaca

Mobil Wajib Buka Kaca

0
SHARE
Mobil Wajib Buka Kaca
Mobil yang melintas di depan pos penyekatan wajib membuka kaca untuk memudahkan petugas mengidentifikasi penumpang.

KOTA TANGERANG- Sebanyak 20 kendaraan pemudik yang melintas di Kota Tangerang dipaksa putar balik. Mereka terkena razia penyekatan di Jalan Gatot Subroto, Jatiuwung dan di Jalan MH Thamrin, Kota Tangerang, kemarin. Para pemudik ini hendak menuju Serang dan Sumatera. Akibat ada penyekatan, arus lalu lintas tersendat.

Kepala Urusan Pembinaan Operasional (LBO) Satuan Lalulintas Polres Metro Tangerang Kota AKP Agus Pribadi mengatakan, hari pertama larangan mudik di Kota Tangerang ada 20 kendaraan yang dipaksa putar balik. Dari 20 kendaraan tersebut, 17 mobil dan tiga sepeda motor.

“Kendaraan yang melintas pengemudinya tidak memiliki dokumen yang mengizinkan mereka masuk atau keluar Kota Tangerang. Mereka juga bukan pelintas yang dikecualikan. Maka itu kami meminta mereka untuk putar balik dan tidak boleh melintas karena sudah ada aturan larangan mudik,”ujarnya saat ditemui Tangerang Ekspres di Posko Gajah Tunggal, Kamis (6/5).

Agus menambahkan, teknis pemeriksaan yang dilakukan adalah dengan mengidentifikasi jumlah penumpang dan juga jumlah barang bawaan. Apabila ada indikasi akan melakukan mudik, maka kendaraan tersebut diberhentikan dan ditanya maksud dan tujuannya.

“Teknisnya, kami menyeleksi kendaraan roda dua atau roda empat yang diduga akan mudik. Seperti bawa banyak penumpang atau barang. Kemudian kami periksa kelengkapan surat-suratnya. Apabila benar akan mudik kita suruh putar balik,”paparnya.

Ia menjelaskan, petugas juga memasang rambu tanda kaca mobil harus dibuka saat melintas di depan pos penyekatan. Hal ini untuk, memudahkan petugas dalam melakukan seleksi terhadap penumpang.

“Kami pasang rambu buka kaca untuk kendaraan roda 4, dan bisa dilihat secara kasat mata di dalam mobil itu terdapat banyak penumpang atau banyak barang,”ungkapnya.

Agus menuturkan, larangan mudik berlaku sampai dengan 17 Mei mendatang. Hal tersebut untuk mencegah adanya penyeberan virus Corona yang bisa membahayakan keluarga yang ada di kampung halaman.

“Kami mengimbau, masyarakat untuk tidak nekat mudik. Semua akses jalan tikus akan ada petugas yang berjaga. Artinya tidak ada celah yang bisa membuat pemudik lolos,” tutupnya. (ran)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here