Home TANGERANG HUB Walikota Minta Tangcity Tutup Pukul 20.30 WIB, Tempat Parkir Tak Dibatasi Pengunjung...

Walikota Minta Tangcity Tutup Pukul 20.30 WIB, Tempat Parkir Tak Dibatasi Pengunjung Membeludak

0
SHARE
Tangcity Mall terus diawasi Pemkot Tangerang setelah terjadi kerumunan pekan lalu. Sabtu (8/5) Walikota dan Kapolrestro Tangerang kembali sidang di Tangcity untuk memastikan manajemen Tangcity menerapkan prokes ketat terhadap pengunjung yang membeludak. Minggu (9/5) masih terjadi penumpukan pengunjung di eskalator dan tidak ada pembasatan tempat parkir.

KOTA TANGERANG-Pusat perbelanjaan menjadi fokus pengawasan. Sabtu (8/5), Walikota Arief R Wismansyah dan Kapolrestro Tangerang Kombes Pol Deonijiu De Fatima kembali melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Tangcity Mall. Ini sidak yang kedua kalinya. Sebelumnya Walikota dan Kapolres sidak di Tangcity pada Minggu (2/5), setelah terjadi kerumunan di mal tersebut.

Sidak dilakukan karena Arief tidak ingin mal menjadi klaster baru penularan Covid-19. Dengan membeludaknya pengunjung menjadi potensi penularan virus Corona. Pada sidang Sabtu kemarin, Arief melihat sudah ada perbaikan dibanding pekan sebelumnya.

Namun, masih ada yang diperbaiki oleh manajamen Tangcity Mall. “Sudah ada perubahan dibanding minggu lalu, dan kita minta ditingkatkan. Selanjutnya secara bertahap kami minta ditutup mulai pukul 20.30 WIB per lantai,”ujarnya saat di Tangcity Mall, Sabtu (10/5).

Arief melihat masih sejumlah orang tua yang membawa anaknya berbelanja ke mal. Menurutnya, ini berbahaya bagi kesehatan anak. Berpotensi besar tertular. Ia mengatakan, akan lebih baik anak di bawah umur tidak dibawa ke mal.

“Apalagi dalam aturan yang berlaku anak di bawah umur tidak boleh dibawa masuk kedalam pusat perbelanjaan dan keramaian,” ungkapnya. Kemarin, Minggu (9/5) sore, Tangcity kembali dipadati pengunjung. Pengunjung memadati hampir di semu tenant. Pengunjung memadati eskalator. Tidak ada jaga jarak. Juga tidak ada petugas Tangcity yang mengatur jarak saat pengunjung akan menaiki eskalator. Sesuai aturan, maksimal pengunjung mal 50 persen dari total kapasitas.

Dalam pengamatan Tangerang Ekspres, membeludaknya pengunjung karena tidak ada pembatasan di tempat parkir kendaraan. Parkir sepeda motor dan mobil tidak ada jeda jarak. Sebelumnya untuk tempat parkir mobil sudah diberi tanda silang yang artinya tidak boleh untuk parkir. Tetapi, kemarin, tanda silang itu tak berarti. Mobil bebas parkir ditanda silang.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tangerang Wahyudi mengatakan dalam sidak pertama mendampingi walikota, ia sudah memberikan teguran kepada manajemen Tangcity untuk membatas jumlah kendaraan yang masuk dengan membatasi tempat parkir. Tetapi tidak dilaksanakan. “Salah satu cara mengendalikan pengunjung dengan mengurangi kapasitas tempat parkir. Kalau tempat parkir tidak dibatasi, jumlah pengunjung sulit dikendalikan,” ujarnya.

Wahyudi mengatakan Senin (10/5) akan kembali menegur manajemen Tangcity agar membatasi tempat parkir. “Kami akan tegur kembali manajemen Tangcity untu melaksanakan SOP yang sudah dibuat,” tegasnya. Director Tangcity Superblock Norman Eka Saputra menjelaskan, masih ramainya pengunjung terus menjadi evaluasi dan penanganan.

“Kami berupaya melayani lonjakan pengunjung yang jumlahnya puluhan ribu per hari di puncak traffic pengunjung bulan Ramadan dengan mengerahkan Satgas Covid internal berjumlah 125 personel per hari,”ungkapnya.

Eka mengakui usaha yang dilakukannya tidak akan sempurna dan mustahil segala sesuatunya 100 persen terantisipasi dengan baik. Mengingat banyaknya jumlah pengunjung dan geliat berbelanja saat Ramadan yang menunjukan betapa kuatnya daya beli dan ekonomi warga Tangerang.

“Kami menjalankan arahan Pak Walikota, tentunya kami akan terus perbaiki apa yang masih menjadi kendala. Selebihnya, yang sudah ada akan kami terus jaga agar masyarakat tetap nyaman dalam berbelanja di sini,” ungkapnya. (ran)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here