Home TANGERANG HUB Bantuan Sembako Untuk Pedagang di Tempat Wisata

Bantuan Sembako Untuk Pedagang di Tempat Wisata

0
SHARE
Para pedagang dan juru parkir di lokasi wisata diberi pemahaman oleh Asda Hery Heriyanto soal penutupan tempat wisata di Puspemkab Tangerang, kemarin.

TIGARAKSA-Pemkab Tangerang menyiapkan bantuan sembako untuk pedagang dan juru parkir di tempat wisata. Bantuan ini sebagai kompensasi atas penutupan tenpat wisata. Kepala Dinsos Kabupaten Tangerang Ujat Sudrajat mengatakan tempat wisata ditutup mulai 16-30 Mei. Pemkab Tangerang menyadari, pedagang di tempat wisata terkena imbas dari kebijakan ini.

“Dinas sosial diberikan perintah oleh Pak Bupati untuk memberikan paket sembako kepada warga yang terdampak penutupan tempat wisata,” ungkapnya Rabu (19/5). Ia menjelaskan penutupan tempat wisata di Kabupaten Tangerang menindaklanjuti Instruksi Gubernur Banten No 556/901-Dispar/2021 yang berisi perintah penutupan tempat wisata untuk mencegah penularan virus Corona. Sementara itu, Camat Teluknaga Zam Zam Manohara mengungkapkan selain pedagang dan juru parkir, bantuan sembako juga bisa diberikan kepada pelaku pariwisata lainnya yang juga terdampak di Teluk Naga. “Kami akan segera mendata siapa saja yang terdampak dan yang berhak mendapat bantuan,” ujarnya.

Sementara itu, seluruh pengelola tempat wisata di Kabupaten Tangerang sudah dipanggil Bupati Tangerang. Para perwakilan pengelola wisata mendapatkan pemahaman dan sosialisasi maksud dan tujuan ditutupnya tempat wisata di Ruang Rapat Wareng Gedung Bupati. Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Tangerang Hery Heryanto menjelaskan, pemanggilan ini bertujuan untuk memberikan penjelasan kepada pengelola tempat wisata beserta unsur terkait tentang surat edaran penutupan tempat wisata.

Selain itu, Pemkab Tangerang membuat kesepakatan bersama yang berisi untuk tidak melakukan pembukaan tempat wisata sampai waktu yang ditentukan, diterapkannya prokes pada tempat wisata, dan tidak melakukan pungli pada pengunjung wisata. “Saya imbau untuk 16-30 Mei 2021, dimohon jangan sampai ada kegiatan di tempat wisata. Karena ini untuk menindaklanjuti instruksi dari Gubernur Banten. Selain itu, saya imbau jangan sampai ada pungli-pungli,” pungkas Hery.

Kendati demikian, Pemkab Tangerang akan memberikan bantuan berupa paket sembako kepada para pedagang dan penjaga parkir yang terdampak akibat penutupan tempat wisata. Hal ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian Pemkab Tangerang atas penutupan tempat wisata. Untuk mekanismenya, pengelola diminta untuk melaporkan para pedagang yang terkena dampak kepada pihak kecamatan. “Untuk para pedagang dan penjaga parkir ditunggu datanya melalui kecamatan. Nanti akan kita berikan bantuan,” terangnya Ujat. Selain itu, pelaksanaan penutupan ini Pemkab Tangerang juga akan membenahi pengelolaan sampah di kawasan wisata.

“Nanti setelah tempat wisata dibuka kembali, kami mohon untuk pihak kecamatan dan pengelola wisata untuk menyiapkan satu tempat atau lokasi untuk pengumpulan sampah. Nanti kita akan kerahkan mobil sampah untuk mengangkutnya, agar terciptanya lingkungan yang bersih demi kenyamanan masyarakat di Kabupaten Tangerang,” ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Achmad Taufik yang juga menghadiri rapat tersebut. (hms)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here