Home BANTEN 300 Orang Berebut Jabatan di Dinkes Banten

300 Orang Berebut Jabatan di Dinkes Banten

0
SHARE
Kadinkes Banten Ati Pudjiastuti hendak masuk mobil menghindari pertanyaan wartawan usai memberikan klarifikasi kepada BKD terkait 20 pejabat dinkes yang mundur massal.

SERANG-Pemprov Banten resmi menutup pendaftaran lowongan 20 jabatan setara eselon III dan IV di Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Banten, Minggu (6/6). Penutupan dilakukan lebih awal dari jadwal semula di Senin (7/6) lantaran membeludaknya pendaftar yang masuk. Lowongan ini dibuka setelah 20 pejabat dinkes mundur berjamaah.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi Banten Komarudin mengatakan, pihaknya telah mengambil kebijakan untuk menutup masa pendaftaran lowongan 20 jabatan struktural di Dinkes Banten lebih cepat sehari dari rencana awal. Pendaftaran secara resmi telah ditutup sejak hari ini. “Semula akan ditutup Senin (besok-red),” ujarnya, Minggu (6/6).

Mantan Penjabat (Pj) Bupati Tangerang itu mengungkapkan, kebijakan tersebut diambil lantaran membeludaknya pendaftar yang masuk. Jumlah pendaftar tembus 300 orang dari internal Pemprov Banten maupun pemerintah kabupaten/kota di Banten.

Rata-rata untuk satu jabatan diikuti oleh 15 pendaftar tanpa ada lowongan jabatan yang kosong. Dijelaskan Komarudin, dengan telah ditutupnya masa pendaftaran maka kini pihaknya langsung melangkah ke tahapan selanjutnya yaitu seleksi administrasi. Pelamar dari setiap jabatan akan dipilih tiga besar dan berhak maju ke tahap selanjutnya berupa asesmen dan wawancara. “Nanti bisa kita grade. Misalnya untuk jabatan eselon III, kita prioritaskan yang daftar yang eselon III. Bisa besok atau paling tidak diupayakan minggu ini (pelantikan),” tuturnya.

Adapun 20 lowongan jabatan yang dibuka adalah sekretaris dinas, kepala sub bagian umum dan kepegawaian, kepala sub bagian keuangan, serta kepala sub bagian program, evaluasi, dan pelaporan. Kemudian, kepala bidang pelayanan kesehatan, kepala bidang kesehatan masyarakat, kepala bidang pencegahan dan pengendalian penyakit, kepala seksi kerjasama pelayanan kesehatan, kepala seksi pelayanan kesehatan rujukan, kepala seksi pembiayaan dan jaminan kesehatan masyarakat.

Selanjutnya, kepala seksi kesehatan keluarga dan gizi, kepala seksi promosi dan pemberdayaan masyarakat, kepala seksi kesehatan lingkungan, kesehatan kerja, dan kesehatan olahraga, kepala seksi pencegahan dan pengendalian penyakit menular, kepala seksi pencegahan, pengendalian penyakit tidak menular, dan kesehatan jiwa. Berikutnya, jabatan kepala seksi surveilans, imunisasi, dan krisis kesehatan, kepala seksi sumber daya manusia kesehatan, kepala seksi obat publik dan perbekalan kesehatan, kepala seksi farmasi dan pangan serta kepala sub bagian tata usaha UPTD Laboratorium Kesehatan Daerah.

Adapun persyaratan yang diminta apa memiliki pangkat serendah-rendahnya adalah penata (III c) untuk formasi jabatan pengawas untuk jabatan eselon IV. Kemudian penata tingkat I (III d) untuk jabatan administrator untuk jabatan eselon III. Memiliki latar belakang pendidikan yang sesuai atau semua bidang ilmu yang relevan dengan tugas jabatan. (brp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here