Home TANGERANG HUB Gara-Gara Satu Buruh, Satu RW Di-lockdown

Gara-Gara Satu Buruh, Satu RW Di-lockdown

0
SHARE

TANGERANG-Salah seorang karyawan pabrik di RT 03/01, Kelurahan Gandsari, Kecamatan Jatiuwung, dinyatakan positif Covid-19. Akan tetapi, karyawan tersebut tidak melapor. Akhirnya menularkan ke orang lain. Sebanyak 33 warga positif Covid dan satu RW harus di-lockdown.

Mendengar hal tersebut, Wakapolda Metro Jaya Birgjen Pol Hendro Pandowo bersama Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Deonijiu De Fatima langsung meninjau lokasi.

Wakapolda Metro Jaya Brigjen Hendro Pandowo mengatatakan, berdasarkan data yang diperoleh Satgas Covid-19, ada 33 orang yang positif Covid-19 dalam satu RW di Kecamatan Jatiuwung. Puluhan pasien tersebut, berstatus buruh di pabrik yang tersebar di kawasan Jatiuwung.

“Di RT 1 RW 2, ada 33 warga yang terinfeksi Covid-19. Sebanyak 23 orang sudah dikirim ke rumah sakit untuk dilakukan PCR, kemudian 10 orang ibu rumah tangga isolasi mandiri,”ujarnya saat ditemui Tangerang Ekspres di lokasi, Senin (7/6).

Hendro menambahkan, rinciannya 31 pasien Covid-19 berasal dari RT 01 RW 03 Kelurahan Gandasari, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang. Kemudian dua lagi warga RT 02 di wilayah yang sama.

“Kita lakukan ansitispasi rapid antigen di wilayah RT 03 RW 3. Di sini sudah dilakukan mikro lockdown, hasil swab antigen di RT 03 RW 3, dari 26 semua negatif,”paparnya.

Sementara itu, Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Deonijiu De Fatima menjelakan, 33 pasien Covid-19 tersebut merupakan buruh pabrik. Satu karyawan dinyatakan positif, akan tetapi dia tidak melapor bahwa dia dinyatakan positif Covid-19.

“Jadi awal mulanya memang salah satu karyawan pabrik yang positif, tetapi tidak melapor. Sehingga, satu RW ini terpapar dan harus dilakukan lockdown mikro sebagai upaya pencegahan dan penyeberan virus corona,”ungkapnya.

Deonijiu menuturkan, perusahaan di Kota Tangerang juga wajib melakukan tracing terhadap karyawannya. Agar melakukan pencegahan, jangan sampai semua karyawan pabrik ini menjadi korban terpapar virus Corona.

“Karyawan pabrik itu mudik saat Lebaran. Harusnya pihak perusahaan melakukan tracing untuk memastikan apakah ada yang terpapar atau tidak. Tentunya, jika terpapar maka akan dilakukan penanganan,”tutupnya.

Sebelumnya, Wakapolda Metro Jaya Brigjen Hendro Pandowo melakukan pengecekan ke RW 06, Kelurahan Kelapa Dua, Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Senin (7/6). Puluhan warga di RW terpapar Covid dan harus di-lockdown.

Hendro mengatakan, berdasarkan laporan yang diterima, kasus Covid-19 yang berada di Kelurahan Kelapa Dua, mencapai 157 kasus dari yang awalnya 63 kasus aktif Covid-19.

“Dari awal 60-an sampai menjadi 157 kasus. Namun langkah-langkah yang dilakukan oleh Satgas Kabupaten Tangerang hingga saat ini ratusan yang terpapar itu, terdata 17 isolasi mandiri di rumah masing-masing, kemudian 40 orang dirawat di Hotel Yasmin dan 60 orang dirawat di rumah sakit rujukan,” ujarnya kepada wartawan, Senin (7/6).

Terkait hal itu, Wakapolda terus mengingatkan kepada setiap jajaran yang ada dalam Satgas Covid-19. Bahkan membentuk tim pemburu Covid-19 untuk membantu meningkatkan sosialisasi kepada warga tentang pelaksanaan protokol kesehatan dengan tracing, testing dan treatment (3T).

“Kita juga telah membentuk tim pemburu Covid-19, dimana bisa membantu jika dibutuhkan untuk mengingatkan warga tentang pelaksanaan protokol kesehatan dengan 3T,” tambahnya.

Diketahui, 157 kasus tersebut didapat dari hasil tracing secara keseluruhan di Kelurahan Kelapa Dua, Kecamatan Kelapa Dua. Dari 157 kasus itu, 63 kasus di antaranya merupakan kasus aktif Covid-19 yang disebabkan dari klaster kerja bakti di RW 06.

Menurut Wakapolda, total ada 63 kasus positif Covid-19 di lingkungan Kecamatan Kelapa Dua. Namun tiga diantaranya dikirim ke RSUD Kabupaten Tangerang lantaran mengalami gejala sesak nafas.

“40 orang dirawat di Hotel Yasmin, tentunya kita mendoakan yang terinfeksi Covid-19 bisa segera sembuh. Kemudian 17 dirawat isolasi mandiri dan kami sudah menyerahkan bantuan,” tuturnya.

Dalam kunjungannya, Wakapolda juga memberikan bantuan kepada warga RW 6 Kelurahan Kelapa Dua, yakni satu ton beras dan 500 paket sembako yg diberikan secara simbolis oleh Hendro Pandowo. (ran/bud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here