Home TANGERANG HUB Penjualan BTS Meal Disetop

Penjualan BTS Meal Disetop

0
SHARE
BERKERUMUN: Ratusan Ojol berkerumun dan mengantre untuk mendapatkan pesanan BTS Meal di McDonald’s Ciceri, Kota Serang, Rabu (9/6). Akibat menimbulkan kerumunan, penjualan BTS Meal ditutup Satpol PP Kota Serang. FOTO: Syirojul Umam/Banten Ekspres

SERANG–Grup band asal Korea Selatan sedang digandrungi fans Indonesa. Salah satunya, Bangtan Sonyeondan (BTS) atau Beyond The Scene. Boy Band yang beranggotakan 7 orang ini, memiliki jutaan penggemar di Indonesia. Aksesoris yang ‘berbau’ BTS pun diburu. Hingga makanan. Restoran cepat saji, McDonald’s kebanjiran pembeli. Pembeli harus mengantre panjang. Gaga-gara McDonald’s meluncurkan produk baru yang diberi nama BTS Meal.

Para penggemar ternyata tahu bawah BTS Meal sering dimakan oleh personel BTS. Paket BTS Meal isinya, 9 Chicken nugget, satu gelas Coca Cola, kentang goreng, dan dua saus spesial, sweet chilli dan cajun sauce dijual dengan harga Rp 40 ribuan. Demam BTS Meal juga terjadi di Kota Serang. Ratusan driver ojek online (Ojol) antre dan memadati area restoran cepat saji McDonald’s Ciceri Kota Serang, Rabu (9/6). Pantauan Banten Ekspres, sejak promo BTS Meal dibuka pada pukul 11.00 WIB ratusan ojol langsung mengantre dan memenuhi area McDonald’s.

Meski menimbulkan kerumunan yang luar biasa, namun belum terlihat sedikit pun penanganan dari tim Satgas Covid-19 Kota Serang. Namun setelah berlangsung berjam-jam baru tim Satgas Covid-19 Kecamatan Serang dan juga Satpol PP Kota Serang datang secara bergantian untuk membubarkan kerumunan dan menutup sementara promo BTS Meal.

Kepala Bidang (Kabid) Penegakkan Produk Hukum Daerah (PPHD) Satpol PP Kota Serang, TB Hasanuddin mengatakan, pihaknya baru mendapatkan informasi sekitar pukul 13.00 WIB, bahwa terdapat kerumunan ojol di McDonald’s di Ciceri Kota Serang. “Ini tidak termasuk dalam perencanaan kita, pak Kasatpol PP menginstruksikan saya untuk meninjau, ketika tiba (sekitar pukul 15.00 WIB) sudah tutup, kalau melihat dari foto memang ada kerumunan,” katanya kepada wartawan.

Maka dari itu, akibat kerumunan yang ditimbulkan pihaknya langsung menutup promo BTS Meal di McD tersebut. Namun tidak dengan restorannya. “Untuk sementara waktu kami tidak menutup restorannya, tapi ini menutup sementara promo (pesanan-red) BTS Meal yang menimbulkan kerumunan,” ujarnya. Ia menjelaskan, sampai dengan saat ini belum ada izin kepada Satgas Covid-19 terkait dengan promo BTS Meal yang diberikan. Padahal promo tersebut berpotensi menimbulkan kerumunan. “Kami tidak tahu, dan tidak ada izin ke pihak Satgas Covid-19, seharusnya ini meminta izin terlebih dahulu ke Satgas Covid-19 Kota Serang,” terangnya.

Maka dari itu, pihaknya juga langsung memberikan penjelasan kepada pihak manajemen McD agar meminta izin terlebih dahulu sebelum memberikan promo atau lainnya yang berpotensi menimbulkan kerumunan. “Ya memang harus ada izin dari Ketua Satgas Covid-19 (Walikota Serang-red), kalau tidak maka terpaksa harus dibubarkan,” tuturnya.

Dikatakan Hasanuddin, kerumunan ini merupakan kedua kalinya setelah diskon Giant Ekstra beberapa pekan lalu. Mak dari itu, ia mengimbau kepada seluruh pengusaha yang ada di Kota Serang agar tidak semena-mena membuat acara atau memberikan promo yang sekiranya dapat menimbulkan keramaian. Sebab saat ini Pemkot Serang dan Satgas Covid-19 tengah berupaya untuk menekan penyebaran Covid-19. “Ya karena saat masih dalam masa Pandemi Covid-19 jadi seharusnya menghindari segala bentuk apapun yang menimbulkan kerumunan, karena saat ini kami masih berupaya agar bisa menekan bahkan terbebas dari Covid-19,” jelasnya.

Salah satu Driver Ojol, Soleh mengatakan, bahwa dirinya tidak mengetahui akan seramai ini, sementara dirinya tidak bisa membatalkan orderan yang telah pesan oleh pembeli. “Kalau untuk di Gojek itu tidak bisa dibatalkan oleh driver dan costumer, harus dibatalkan dari pusat. Tapi kalau untuk Grab bisa dibatalkan oleh driver,” katanya. Maka dari itu, dirinya meminta agar pihak restoran McD untuk menutup sementara promo BTS Meal tersebut. Terlebih tidak terdapat pengaturan antrean dari pihak restoran cepat saji ini. “Ini karena promo BTS Meal saja, makanya kalau untuk pengguna Grab saya sarankan semua ditolak saja karena restonya bermasalah,” paparnya.

Hingga berita ini ditulis, promo yang hanya bisa dipesan melalui Drive Thru dan transportasi online sudah dalam keterangan persediaan habis. Sementara itu McDonald’s kecamatan Larangan dan juga Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang ratusan ojek online harus mengantre untuk membeli BTS Meal pesanan pelangganya yang membeli secara online melalui ‘Go Food’. Petugas Satpol PP dan polisi sibuk mengatur pembeli BTS Meal. Para pembeli rela mengantre, tanpa memikirkan ancaman virus Corona di Kota Tangerang.

Nina Aurilina salah satu penggemar BTS mengaku rela mengantre dan panas-panasan untuk bisa mendapatkan BTS Meal. Ia rela mengantre sejak pukul 08.00 WIB.

“Saya dari pagi sudah antre, tidak peduli panas yang penting saya dapat menu tersebut karena memang saya salah satu fans BTS. Saya harus dapat yang pertama BTS Meal,”ujaranya saat ditemui Tangerang Ekspres di McDonald’s Kecamatan Karawaci, Rabu (9/6).

Nina menambahkan, menu BTS Meal tersebut diketahui sudah launcing di Instagram McDonald’s beberapa Minggu lalu. Setelah tersedia ia bersama teman-temannya langsung mendatangi McDonald’s terdekat.

“Saya lihat instagramnya, ada menu BTS Meal. Pas dilihat hari ini (kemarin) sudah bisa dibeli, langsung saja datang untuk beli langsung,”paparnya.

Sementara itu, Hartono salah satu driver ojol mengaku mendapatkan orderan BTS Meal, bukan hanya satu. Melainkan puluhan bungkus. Maka itu, Ia rela mengantre karena memang orderan besar.

“Saya dari jam 7 pagi sudah dapat orderan BTS Meal, tetapi memang antrean banyak sampai membeludak, karena banyak yang pesan melalui aplikasi,”ungkapnya.

Hasan security McDonald’s menuturkan, antrean panjang terjadi sebelum restoran buka. Sudah diatur untuk tidak mengantre, tetapi sampai pukul 10.00 warga yang ingin beli makin banyak.

“Kami sempat kewalahan. Karena antrean panjang dan membeludak. Kita sudah ingatkan, tetapi memang susah untuk diatur,” tuturnya.

Pantau Tangerang Ekspres di lokasi, antrean panjang sampai pukul 12.00 WIB. Selain itu, petugas Satpol PP dan kepolisian ikut mengatur dan mengurai antrean, agar tidak terjadi kerumunan. (mam/ran)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here