Home TANGERANG HUB Agar Bisa PTM, Guru Diminta Proaktif Vaksinasi

Agar Bisa PTM, Guru Diminta Proaktif Vaksinasi

0
SHARE
Seorang siswa bersalaman dengan guru dengan tidak saling menyentuh saat melakukan simulasi pembelajaran tatap muka di SMP Negeri 11 Kota Tangsel, beberapa waktu lalu. FOTO: Dok. Dindikbud Tangsel for Tangerang Ekspres

CIPUTAT-Sesuai arahan pemerintah pusat, sekolah tatap muka akan digelar mulai tahun ajaran baru 2021 atau tepatnya pada Juli 2021, termasuk di Tangsel. Pemerintah Kota Tangsel menyiapkan segala sesuatunya agar siswa bisa belajar di kelas dengan nyaman.

Terlebih, yang menjadi perhitungan utama adalah terkait penerapan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19. Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie, mengatakan, pihaknya akan berusaha merampungkan vaksinasi Covid-19 bagi guru sebelum sekolah tatap muka dimulai.

Saat ini, dari 14.214 guru yang ada di Tangsel, baru 70% yang sudah suntik vaksin. Benyamin pun mengimbau kepada para guru yang belum divaksin agar proaktif datang ke Puskesmas. “Ya kita dorong mereka (guru) untuk mereka mendatangi Puskesmas dan kita dorong mereka untuk melakukan vaksinasi di Puskesmas setiap hari,” katanya dikutip dari tribunjakarta.com.

“Silakan kapan saja dia punya waktu. Kemudian juga nanti kita lakukan vaksinasi di beberapa spot tertentu untuk vaksinasi,” papar Benyamin.

Sementara, untuk sekolah, Pemkot Tangsel terus melakukan persiapan, terutama dalam hal sarana prasarana protokol kesehatan.

Benyamin juga memastikan, pihaknya akan mengikuti aturan pemerintah dalam hal waktu sekolah tatap muka yakni hanya dua jam dalam sehari, dan hanya dua hari dalam seminggu.

Bahkan Benyamin mengurangi jumlah siswa dari yang sebelumnya 50% kapasitas kelas menjadi 25% kapasitas kelas.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 3.600 atau 25 persen dari 14.400 guru yang ada di Kota Tangsel belum divaksinasi Covid-19. Padahal, vaksinasi guru diperlukan untuk menghadapai pembelajaran tatap muka (PTM). Kota Tangsel sendiri akan memulai PTM pada tahun ajaran baru pada 12 Juli 2021 mendatang.

Kepala Dindikbud Kota Tangsel Taryono mengatakan, sebanyak 75 persen guru sudah divaksinasi. “Perkiraan Juni ini akan selesai untuk 25 persen yang belum divaksinasi,” ujarnya.

Taryono menambahkan, jumlah guru dan tenaga kependidikan di Kota Tangsel yang ditargetkan memperoleh vaksin Covid-19 ada 14.400 orang. Dengan demikian, ada sekitar 10.800 guru dan tenaga kependidikan yang sudah divaksinasi, sementara selebihnya, yakni 3.600 orang belum divaksiasi.

Belum tercapainya target vaksinasi bagi guru, menurut Taryono menjadi salah satu kesiapan yang belum matang dalam menyongsong PTM. “Kami optismistis pelaksanaan vaksinasi untuk guru dapat mencapai target dalam waktu dekat ini,” tambahnya.

Masih menurutnya, Dindikbud dan Dinas Kesehatan akan terus berkoordinasi untuk menyelesaikan target tersebut. Sehingga pelaksanaan PTM pada pertengahan Juli bisa benar-benar terealisasi dengan kesiapan yang matang, sehingga bisa berjalan sesuai rencana.

“Guru yang belum divaksinasi, silahkan vaksin di puskesmas terdekat karena, jika tidak vaksin berpengaruh dengan izin sekolah untuk PTM,” jelasnya. (trb/esa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here