Home TANGERANG HUB Target Sentra Vaksinasi Kecamatan

Target Sentra Vaksinasi Kecamatan

0
SHARE
Walikota Tangsel Benyamin Davnie didampingi Kepala Dinkes Allin Hendalin Mahdaniar meninjau proses vaksinasi untuk lansia yang digelar di Sport Center Alam Sutera, kemarin. FOTO: Miladi Ahmad/Tangerang Ekspres

SERPONG UTARA-Pemkot Tangsel menargetkan tiap kecamatan akan memiliki sentra vaksinasi Covid-19. Saat ini baru tiga kecamatan yang memiliki sentra vaksinasi, yakni di Sport Center Alam Sutera di Serpong Utara, Teraskota di Serpong dan Universitas Pamulang (Unpam) di Pamulang.

Walikota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan, sentral vaksinasi diperlukan untuk mempermudah pelaksanaan vaksinasi untuk masyarakat. “Sentral vaksinasi permanen di Tangsel ada di Sport Center, Unpam dan Teraskota,” ujarnya kepada wartawan seusai mengunjungi vaksinasi di Sport Center Alam Sutera, Serpong, Kamis (10/6).

Pak Ben menambahkan, satu tempat sentral vaksinasi lagi sedan dirintis yakni di Universitas Terbuka (UT) Pamulang. Selain itu, Pemkot juga akan mengembangkan sentral vaksinasi ke kecamatan lain yang belum punya.

“Vaksinasi hari ini (kemarin) sasarannya untuk kluster warga Alam Sutera dan Serpong Utara. Alam Sutera memberikan fasilitas tempat karena, kita butuh tempat yang ada jaringan WiFi dan AC. Vaksinasi Ini untuk warga berusia 50 tahun ke atas,” tambahnya.

Masih menurutnya, tiga sentral vaksinasi berada di tempat elit karena, pemkot butuh tempat yang besar untuk kapasitas. Karena pemkot memiliki target 5.000 orang yang divaksinasi setiap hari. “Kalau di pasar kita tidak bisa lakukan vaksinasi karena, tidak ada wifi, ga ada tempat yang dingin untuk simpan vaksin,” jelasnya.

Pak Ben mengungkapkan, pelaksanaan vaksinasi sudah diatur sedemikian rupa sehingga tidak terjadi antrean panjang dan kerumunan. Mulai dari pembagian jam, jaga jarak dan lainnya. “sekarang ada 2500 orang divaksinasi dan suntik kedua dilakukan ditempat sama pada 8 Juli mendatang,” tuturnya.

Pak Ben berharap, masyarakat tidak takut divaksinasi karena tidak menimbulkan efek samping. Dan bila sudah divaksinasi maka protokol kesehatan (prokes) harus tetap dijalankan. “Bukan berarti setelah divaksin kita lepas masker dan mengabaikan prokes,” ungkapnya.

Sampai saat ini, Pak Ben mengaku guru yang sudah divaksinasi sekitar 46 persen dan Pemkot terus mengejar sampai akhir Juni dan awal Juli selesai. “Kita sebar tiap puskesmas ditarget vaksinasi 100 sampai 150 per hari. Vaksinasi masyarakat umum akan dilakukan setelah guru, dan lansia selesai,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangsel Allin Hendalin Mahdaniar mengatakan, saat ini Pemkot baru memiliki sentral vaksinasi covid-19, yakni di Sport Center, Unpam dan Teraskota. “Target tiap kecamatan ada,” ujarnya.

Alin menambahkan, kecamatan lain belum punya karena pernah syarat harus ada jaringan wifi, ruangan tidak terlalu panas dan lainnya. “Kalau panas kan kasian yang disuntik dan petugasnya. Jadi kita cari tempat senyaman mungkin,” tambahnya. (bud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here