Home TANGERANG HUB Bermis Di-lockdown, Dua Warga Perumahan Sampan Meninggal

Bermis Di-lockdown, Dua Warga Perumahan Sampan Meninggal

174
0
SHARE

TIGARAKSA-Klaster halal bihalal di Kabupaten Tangerang mulai terdeteksi. Dua perumahan, di Kecamatan Kelapa Dua dan Cisauk harus di-lockdown untuk mencegah penularan Covid-19 lebih jauh. Perumahan Sampan yang berlokasi di Kelurahan Kelapa Dua, Kecamatan Kelapa Dua sudah dua pekan di lockdown. Hingga kemarin belum dibuka. Terbaru, Perumahan Bermis Serpong Indah di Kelurahan Cisauk, Kecamatan Cisauk yang harus ditutup.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tangerang Hendra Tarmidzi meminta kepada warga untuk tidak bosan mematuhi protokol kesehatan (prokes) seperti memakai masker, mencuci tangan, menghindari kerumunan, menjaga jarak dan membatasi mobilitas. Ia mengatakan munculnya kasus baru saat ini akibat berkerumunan yang terjadi dua atau tiga pekan yang lalu. Libur Lebaran berpotensi besar terjadinya kasus baru. Usai Idul Fitri, warga berkumpul dengan keluarga, baik keluarga dekat maupun jauh.

Di Perumahan Bermis Blok A1 di-lockdown pada Sabtu (12/6), setelah diketahui adanya 15 orang dinyatakan positif Covid-19 dari 60 orang di-swab antigen. Mereka yang terkonfirmasi diisolasi di Hotel Singgah Yasmin, Curug. Ia menuturkan, karantina skala mikro dilakukan sampai pasien positif Covid-19 dinyatakan telah sembuh dan tidak ditemukan lagi warga yang tertular.

“Perumahan Bermis ada satu RT yang di-lockdown. Mereka belum diketahui klaster dari mana tertularnya. Sebab, pertanyaan saat testing dan tracing dari kita belum jelas dijawab, mengarah ke sana. Tetapi bisa jadi hasil dari silaturahmi sehabis Lebaran dengan mengunjungi sanak saudara dari luar perumahan,” katanya kepada Tangerang Ekspres saat diwawancarai, Minggu (13/6).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here