Home TANGERANG HUB Rumah Sakit Penuh Pasien Covid, Klaster Piknik dan Lebaran Mendominasi

Rumah Sakit Penuh Pasien Covid, Klaster Piknik dan Lebaran Mendominasi

166
0
SHARE

TANGERANG–Jumlah kasus positif Covid-19 naik tajam. Rumah sakit pemerintah di Kota Tangerang, Kabupaten Tangerang dan Kota Tangsel sudah penuh oleh pasien Covid-19. Kabupaten Tangerang masuk status zona oranye atau berisiko sedang sebaran Covid-19. Status ditetapkan oleh Pemprov Banten seiring meningkatnya jumlah kasus harian terkonfirmasi positif terpapar Corona.

Sedangkan, tingkat keterisian tempat tidur dan ruang perawatan di rumah sakit rujukan Covid-19 pada Senin (7/6) tercatat sebanyak 68 persen untuk perawatan di Ruang ICU. Sementara non-ICU terisi sebanyak 41 persen.

Adapun, tingkat keterisian tempat isolasi di Hotel Singgah Yasmin, Curug, dengan kapasitas 240 kamar sudah terisi 232 pasien.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang Achmad Muchlis mengatakan, tingkat keterisian di rumah sakit rujukan Covid-19 dan Hotel Singgah Yasmin mengalami lonjakan dibandingkan periode awal Juni. Sedangkan, di beberapa rumah sakit swasta untuk pasien Covid-19 menyentuh angka 100 persen.

“Untuk di rumah sakit rujukan Covid-19 tingkat keterisian di ruang perawatan ICU mencapai 84 persen dan Non-ICU sudah 74 persen. Untuk Hotel Singgah Yasmin sudah mencapai 113 persen (overload). Untuk di beberapa rumah sakit swasta kita meminta penambahan ruangan dan tempat tidur yang sekarang ada beberapa rumah sakit sudah terisi 100 persen ruang perawatan yang memang diminta khusus pasien Covid-19,” jelasnya.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tangerang Hendra Tarmidzi mengatakan, kasus konfirmasi positif Covid-19 harian didominasi klaster libur Lebaran. Hal ini mengakibatkan tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit rujukan maupun hotel singgah Yasmin melonjak tajam.

“Kasus kebanyakan berasal dari klaster piknik dan lebaran. Di mana, protokol kesehatan kurang diperhatikan warga saat liburan maupun berkunjung ke sanak saudara. Sosialisasi maupun woro-woro tetap dilakukan oleh satgas tingkat kecamatan kepada warga yang dibantu personel TNI dan Polri,” paparnya kepada Tangerang Ekspres ketika diwawancarai, Rabu (16/6).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here