Home TANGERANG HUB PTM Mau Dimulai, Dinkes Ingatkan Dindik

PTM Mau Dimulai, Dinkes Ingatkan Dindik

176
0
SHARE

TANGERANG – Jelang pembelajaran tatap muka di tengah pandemi Covid-19, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang mengingatkan Dinas Pendidikan untuk menerapkan protokol kesehatan.

Kepala Dinkes Kota Tangerang Liza Puspadewi mengatakan, pembelajaran tatap muka (PTM) di Kota Tangerang dapat diterapkan asal protokol kesehatan dilakukan secara ketat. Jika Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Tangerang dapat mengikuti arahan terkait penerapan PTM, maka belajar di sekolah tidak menjadi sebuah masalah.

“Jadi untuk PTM ingin berjalan dengan lancar, maka Dindik harus ketat menerapkan protokol kesehatan. Apalagi, saat ini kasus Covid-19 terus meningkat maka harus tetap waspada,”ujarnya saat ditemui Tangerang Ekspres di Puskesmas Cipondoh, Sabtu (19/6).

Liza menambahkan, beberapa aturan itu diantaranya, PTM dilaksanakan maksimal dua kali dalam satu minggu dan satu sekolah maksimal menampung 25 persen dari total muridnya.

“PTM bisa diterapkan di Kota Tangerang sesuai arahan seperti dua hari maksimal, dan sebagainya. Yang penting protokol kesehatannya benar-benar diperhatikan,” paparnya.

Ia menjelaskan, dengan menyosialisasikan protokol kesehatan kepada para orangtua serta murid, maka PTM dapat dilakukan secara lancar. Hal tersebut juga diimbangi oleh para tenaga pendidik yang secara ketat memerhatikan protokol kesehatannya masing-masing.

“Dindik Kota Tangerang tidak perlu melakukan tes cepat antigen atau tes skrining Covid-19 jenis lain terhadap tenaga pendidik secara rutin. Sebenarnya, yang dikuatkan bukan swab-nya. Tapi, protokol kesehatannya yang terkadang lupa atau tidak mau menerapkan,”ungkapnya.

Liza menuturkan, akan memantau terlebih dahulu simulasi sistem belajar di sekolah itu. Jika tidak ada lonjakan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 akibat simulasi PTM, maka Dindik Kota Tangerang dapat menerapkan PTM.

“Kalau setelah simulasinya itu memang kenaikan kasusnya tidak membeludak, berarti ini memang bisa berjalan. Jika ada kenaikan, maka akan kembali kami tunda,”tutupnya. (ran)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here