Home TANGERANG HUB Sepekan 73 Orang Terpapar, Warga Dirikan Dapur Umum

Sepekan 73 Orang Terpapar, Warga Dirikan Dapur Umum

0
SHARE

Lonjakan kasus Covid-19 di Kota Tangerang terus bertambah setiap hari. Klaster keluarga pasca mudik lebaran menjadi pemicu makin merebaknya paparan virus. Sebanyak 73 orang di kelurahan Panungganan Utara, Kecamatan Pinang, terkonfirmasi terpapar Covid-19 setelah dilakukan tes swab PCR oleh petugas Puskesmas Panunggangan .

Lurah Panunggangan Utara Warji mengatakan, kasus Covid-19 di wilayahnya terus mengalami peningkatan sejak pekan lalu hingga sekarang. Menurut dia, warga yang terpapar Covid-19 tersebut berasal dari lima RW setelah dilakukan swab PCR oleh petugas Puskesmas Panunggangan dalam upaya tracing yang saat ini menemukan 73 warga yang terpapar positif Covid-19.

Ia memaparkan, dari 73 warga yang terpapar Covid-19, 37 orang diantaranya terdapat di Perumahan Sekretariat Negara RW 03. Sisanya di RW lain. Warga tersebut kemudian menjalani isolasi. Namun, karena penuhnya Rumah Isolasi Terkonsentrasi (RIT) dan Rumah Sakit, rata-rata warga melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing.

“Iya informasi dari Puskesmas Panunggangan. Terdapat 73 warga yang positif. Yang paling banyak di RW 03 di Sekneg, ada 37 warga yang terpapar Covid-19, ” ungkap Warji kepada wartawan, kemarin (21/6).

Warji menjelaskan, banyaknya warga di Kelurahan Panunggangan Utara yang terpapar Covid-19 sebelumnya mereka mengalami berbagai macam keluhan seperti flu berat. Kemudian pihak Puskesmas melakukan tracing sampai menemukan 73 warga yang terkonfirmasi positif Covid-19.

“Iya berjalan terus, kemarin ditemukan 3 orang. Mulai melonjaknya dari tanggal 13 sampai sekarang, 7 hari itu naik terus,” jelas Wa

Untuk mengantisipasi penekanan angka Covid-19 kata Warji, pihaknya terus melakukan pemantauan dan penghentian di titik-titik yang diindikasi terjadinya kerumunan di wilayahnya seperti pasar malam. Pihaknya juga melalui Dinas Kesehatan (Dinkes)  melakukan vaksinasi masal yang bakal digelar minggu ini. “Kita bakal ada Vaksinasi massal nanti Rabu, Kamis dan Jumat besok,” paparnya.

Sejauh ini, belum ada wilayah di Kelurahan Panunggangan Utara yang melakukan karantina. Lantaran, setiap wilayah atau RT belum mencapai 50 warga yang positif Covid-19.  Hanya saja setiap hari dilakukan tracing oleh petugas Puskesmas. Dari warga yang terpapar Covid-19, lanjutnya, 75 persen dari mereka melakukan isolasi mandiri. “Kan Rumah sakit dan RIT penuh,” sebutnya.

Ia menambahkan, sebagai bentuk upaya mengatasi persoalan pemenuhan kebutuhan pangan di tengah kondisi pandemi Covid-19, warganya mendirikan dapur umum berasal dari khas RW masing-masing dan ditambah dari swadaya. “Kita buat dapur umum dananya dari kas RW, mudah-mudahan cepet zona hijau disini,” tuturnya.

Untuk membantu warga yang isolasi mandiri di rumah, Ketua Satgas COVID-19 RT.03, Kelurahan Panunggangan Utara, Mahmud Fauzi, berinisiatif untuk memberikan bantuan berupa sembako menggunakan dana dari kas RT.

“Awalnya, kami bantu warga yang isolasi mandiri sekitar empat orang, dengan memberikan sembako. Tapi, beberapa hari ini kasusnya semakin naik dan kami kewalahan. Akhirnya, kami bersama-sama membangun dapur umum ini,” tutupnya. (raf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here