Home TANGERANG HUB Rumah Sakit Butuh Oksigen

Rumah Sakit Butuh Oksigen

0
SHARE

TANGERANG- Lonjakan jumlah kasus Covid-19 di Kota Tangerang menyebabkan kebutuhan oksigen di RSUD Kota Tangerang meningkat tiga kali lipat. Hal tersebut ditegaskan oleh Direktur RSUD Kota Tangerang dr. Dini Anggraeni.

“Jadi seiring meningkatnya jumlah pasien covid yang membutuhkan oksigen, maka kebutuhan oksigen/ flow gasnya pasti meningkat,” tegas Dini, Rabu (23/6).

Meski demikian, lanjutnya, Peningkatan kebutuhan oksigen tersebut sudah diantisipasi oleh manajemen RSUD Kota Tangerang, dengan menambah 2 (dua) kali lipat ukuran evaporator dan pengisian gas medik 3 (tiga) kali lipat dari kebutuhan normal.

“Kebutuhan oksigen pasien di RS difasilitasi melalui instalasi gas medik. Dan kemarin di RSUD kami sudah menambah 2 kali lipat ukuran evaporator dan pengisian gas medik 3 kali lipat dari biasanya untuk memenuhi kebutuhan pasien saat ini,” paparnya.

Dini juga menerangkan bahwa peningkatan kebutuhan oksigen pasien Covid-19 di RSUD Kota Tangerang, selain disebabkan lonjakan jumlah pasien juga diakibatkan oleh kondisi pasien yang datang di RSUD rata-rata dalam kondisi berat.

“Pasien Covid yang dirawat di RSUD adalah pasien-pasien dengan gejala sedang-berat-kritis yang memerlukan oksigen sampai alat bantu pernafasan,” tukasnya.

Kepala Dinkes, Kota Tangerang dr Liza Puspdewi menyatakan ketersediaan oksigen di Kota Tangerang hingga saat ini, tidak ada kendala atau masih dalam kondisi aman.

“Rumah sakit dan masyarakat tidak usah panik dengan isu kelangkaan stok oksigen yang beredar. Stok oksigen untuk pelayanan di Rumah Sakit (RS) atau diseluruh Puskesmas di Kota Tangerang masih terpenuhi dan aman,” tegas dr Liza, saat ditemui di Labkesda Kota Tangerang, Rabu (23/6).

Ia pun mengungkapkan, adanya peningkatan kebutuhan oksigen di Kota Tangerang memang benar adanya. Hal itu, beririsan dengan meningkatkan kasus positif covid-19 di Kota Tangerang, dalam 10 hari terakhir. Namun, laporan terkait kekurangan oksigen di Puskesmas ataupun RS belum ada.

“Sejak lonjakan belum meningkat, hingga meningkat Dinkes secara rutin berkomunikasi dengan seluruh fasilitas kesehatan terkait stok oksigen, obat-obatan, APD hingga alat penunjang lainnya. Sejauh ini, semua aman,” katanya.

Dr Liza pun menuturkan, pihaknya telah menjalin komunikasi dengan para produsen oksigen di Kota Tangerang. Selain memastikan langsung stok oksigen tersebut, juga ditujukan untuk sama-sama menyamakan persepsi dalam permudahan atau kelancaran penanganan kesehatan di Kota Tangerang khususnya covid-19.

“Pemkot Tangerang melalui seluruh OPD dan pihak-pihak terkait, terus menjalin komunikasi dan komitmen bersama, untuk sama-sama memberikan layanan dan fasilitas kesehatan yang terbaik, untuk warga Kota Tangerang,” katanya. (raf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here