Home TANGERANG HUB Ben Akui Target Vaksinasi Jauh dari Harapan

Ben Akui Target Vaksinasi Jauh dari Harapan

0
SHARE
Petugas medis menyuntikan vaksinasi kepada salah seorang remaja dalam vaksinasi anak dan remaja, kemarin. FOTO: Miladi Ahmad/Tangerang Ekspres

CIPUTAT-Wakil Presiden (Wapres) Maruf Amin mengatakan, selama PPKM Darurat ada daerah yang capaian vaksinasinya malah menurun. Salah satunya adalah Provinsi Banten.

Menurutnya, capaian vaksinasi Provinsi Banten selama PPKM Darurat dari tanggal 3 sampai 10 Juli rata-rata harian vaksinasi dosis pertama sebesar 22.771. Sementara itu rata-rata harian vaksin kedua 3.400.

Menanggapi hal tersebut, Walikota Tangsel Benyamin Davnie mengataku, vaksinasi Covid-19 yang menjadi senjata utama menghadapi pandemi bukan perkara mudah dilaksanakan. Pemkot Tangsel sampai kewalahan dan mengaku target jauh dari harapan.

“Kia mencanangkan target 900 ribu jiwa alias 70 persen dari jumlah populasi, tervaksinasi sampai akhir Agustus 2021 ini, untuk terbentuknya kekebalan komunal. Jadi, dalam sehari harus ada 15 ribu warga yang divaksinasi,” ujarnya kepada wartawan, Kamis (15/7).

Namun, pada 1 Juli 2021 lalu Pak Ben mengumbar rasa optimistisnya menempuh target yang juga diintervensi pemerintah pusat tersebut. Baginya, asal vaksin tersedia, pihaknya sanggup menggelar vaksinasi 15 ribu jiwa per hari.

“Mengingat pengalaman kemarin tanggal 29 lalu, kami optimis satu hari bisa tercapai. Sepanjang ada vaksinnya, InsyaAllah akan kita lakukan vaksinasi 15 ribu sehari,” tambahnya

Namun, Pak Ben mengakui target tidak tercapai, karena tenaga medis yang kewalahan dan banyak yang ikut terpapar Covid-19.  “Tenaga kesehatan yang dimiliki oleh jajaran Dinas Kesehatan kita sekarang sudah kerepotan menyelenggarakan layanan-layanan vaksinasi di Tangsel,” jelasnya.

Sambil melakukan vaksinasi, Pemkot juga juga melakukan swab antigen yang ditarget oleh pemerintah pusat 3.547 per hari. Namun, lantaran keterbatasan alat swab antigen maka testing terhambat dan hanya mampu melakukan testing per hari 1.400.

“Dinkes Tangsel sedang minta ke Dinkes provinsi untuk didrop lagi swab antigennya,” ungkapnya.

Masih menurutnya, saat ini swab antigen ada kurang lebih 10 ribu unit jadi, masih kurang dari target yang dibutuhkan. “Iya sampai hari memang belum mencapai target. Makanya saya kejar terus targetnya testing ini,” jelasnya.

Pemkot juga mengaku minta bantuan dari beberapa stakeholder. Dari mulai gereja, pusat perbelanjaan, termasuk juga dalam razia. “Begitu turun ada terjaring, swab dan kita turun rame rame,” tuturnya. (bud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here