Home TANGERANG HUB Bupati Minta Semua RS Aktifkan SIRS, Kebutuhan RS Langsung Termonitor Kemenkes

Bupati Minta Semua RS Aktifkan SIRS, Kebutuhan RS Langsung Termonitor Kemenkes

0
SHARE
A. Zaki Iskandar, Bupati Tangerang

TANGERANG–Stok obat dan oksigen di seluruh rumah sakit di Kabupaten Tangerang menjadi perhatian serius Bupati Tangerang A.Zaki Iskandar. Meledaknya kasus Covid-19 di Indonesia berdampak semakin menipisnya obat dan oksigen untuk pasien yang dirawat di rumah sakit (RS).

Untuk mengetahui stok obat dan oksigen di RS, menggelar rapat koordinasi secara virtual dengan seluruh direktur RS, Kamis (15/7). Kemarin, seluruh direktur mengikuti rapat. Kepada seluruh direktur RS, Zaki meminta agar mengaktifkan Aplikasi Sistem Informasi Rumah Saki (SIRS). Aplikasi ini terkoneksi langsung dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

“Saya minta seluruh rumah sakit segera mengaktifkan SIRS yang terkoneksi dengan Kementerian Kesehatan,” ungkap Zaki. Ia memaparkan, di aplikasi ini, rumah sakit bisa melaporkan kondisi terkini pasien Covid-19 yang sedang ditangani. Juga bisa melaporkan stok obat dan oksigen yang ada di rumah sakit. Jika stok obat mengalami kendala bisa dilaporkan melalui aplikasi ini yang akan langsung direspons Kemenkes.

Untuk itu Bupati minta kepada seluruh rumah sakit di wilayah Kabupaten Tangerang, untuk segera mengaktifkan Aplikasi SIRS dalam rangka memonitoring dan update data terkait tempat tidur perawatan pasien maupun ketersediaan obat-obatan termasuk ketersediaan oksigen.

“Sekali lagi, saya mohon kepada seluruh peserta yang tergabung dalam zoom meeting, untuk segera bergabung dalam SIRS online dari Kementerian Kesehatan, karena apliksi ini bisa memberikan informasi baik kepada kementerian maupun dinas untuk persiapan dari kekurangan-kekurangan, obat-obatan dan ketersediaan oksigen yang dibutuhkan rumah sakit bapak ibu sekalian”, pinta Zaki.

Ia mengatakan, kondisi seluruh rumah sakit yang penuh oleh pasien Covid, stok obat dan oksigen menjadi perhatian serius. “Keterbatasan dialami semua pihak akibat pandemi Covid-19 di Kabupaten Tangerang, namun kita tidak boleh menyerah dengan keadaan. Kita akan untuk terus berjuang melawan pandemi,” terangnya.

Untuk itu, ia meminta seluruh rumah sakit agar segera tergabung dengan SIRS. “Updating-nya setiap hari jika kekurangan oksigen bisa menghubungi dinas kesehatan kabupaten Tangerang,” ujar Zaki.

Dalam rapat tersebut, Zaki Iskandar didampingi Wakil Bupati H. Mad Romli, Sekda, para asisten, kadinkes dan perwakilan Satgas Covid-19. Zaki menambahkan rakor ini digelar untuk menindaklanjuti hasil arahan Wakil Presiden dalam Rakor secara daring, Rabu (14/07), yang menginstruksikan agar seluruh kebutuhan terkait penanganan Covid-19, baik kebutuhan peralatan, obat-obatan, maupupun oksigen harus segera didata dan dilaporkan kepada Wapres.

Hasil pemaparan laporan dari rumah sakit di Kabupaten Tangerang didapat bahwa ketersediaan obat, pasokan oksigen dan banyaknya tenaga kesehatan (nakes) nakes yang terpapar Covid-19 adalah sebagian besar kendala yang dihadapi saat ini.

“Setiap rumah sakit kami berikan waktu untuk memberikan usulan ataupun acuan. Bahkan juga kesiapan dari rumah sakit apabila harus ada menambah tempat tidur atau ruang perawatan bagi pasien Covid-19,” katanya.

“Hari ini kita bertemu agar seluruh data dan kebutuhan dari rumah sakit kami bisa tampung dan diakomodir untuk segera dikirimkan ke dinas kesehatan provinsi dan juga ke Menteri Kesehatan”, tutur Zaki.

Ia menegaskan kecepatan akses informasi secara online yang berisi data kesiapan rumah sakit dalam hal penanganan pasien sangat diperlukan. Saat ini masih sedikit dan belum semua rumah sakit di Kabupaten Tangerang terintegrasi secara online di SIRS Kemenkes. (rls)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here