Home TANGERANG HUB Ambil Uang BST di Kantor Pos, Lewat 30 Hari  Angus

Ambil Uang BST di Kantor Pos, Lewat 30 Hari  Angus

0
SHARE

TANGERANG – Keluarga penerima manfaat bantuan sosial tunai (BST) dapat mengambil langsung ke Kantor Pos. Tapi biasanya petugas membagikan  secara door to door bantuan sebesar Rp 300 ribu per bulan dari pemerintah pusat.

Kepala Kantor Pos Tangerang Mohamad Sarip mengatakan, keluarga penerima manfaat (KPM) yang diizinkan mengambil BST ke kantor Pos mereka yang tidak berada di kediamannya saat petugas menyalurkan bantuan. Kantor Pos Tangerang, akan berkoordinasi dengan RT setempat agar memberitahukan KPM yang tidak berada di kediamannya untuk mengambil BST di Kantor Pos.

“Kami koordinasikan dengan RT kalau orangnya tidak ada di rumah, atau lagi pulang kampung. Nanti Pak RT yang nyuruh dia ke kantor pos, untuk durasi waktunya 30 hari,”ujarnya saat dihubungi Tangerang Ekspres, Rabu (21/7).

Mohamad menambahkan, jika penerima bantuan tidak mengambil sampai batas waktu yang telah ditentukan, BST itu otomatis dikembalikan ke Kemensos. Jika ada KPM yang ternyata telah meninggal atau tidak dikenal, otomatis BST juga bakal dikembalikan ke Kemensos.

“Kalau ada yang meninggal atau tidak dikenal, itu langsung kami kirimkan kembali ke negara. Dan itu sudah menjadi sistem yang telah ditentukan,”paparnya.

Ia menjelaskan, kalau ada KPM yang telah meninggal dan memiki ahli waris, bantuan tunai itu akan disalurkan ke ahli waris. KPM yang hendak mengambil sendiri BST wajib membawa KTP elektronik dan KK.

“Untuk ahli waris, bisa membawa surat keterangan kematian dari kelurahan setempat. Nanti kita akan cocokan datanya, dan ahli waris wajib membawa e-KTP yang asli,”ungkapnya.

Mohamad menuturkan, jumlah penerima manfaat yang tersebar di 13 Kecamatan se-Kota Tangerang sebanyak 160.020 KPM dengan target waktu mulai 18 Juli hingga 15 Agustus.

“Penyaluran BST ini, untuk periode Mei dan Juni nilainya sebesar Rp 300 ribu per bulan, jadi kita berikan secara langsung sebesar Rp. 600 ribu untuk membantu masyarakat sesuai instruksi Kementerian Sosial,” tutupnya. (ran)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here