Home TANGERANG HUB RPH Bayur Potong 70 Ekor Hewan Kurban

RPH Bayur Potong 70 Ekor Hewan Kurban

0
SHARE
POTONG KURBAN: Petugas rumah potong hewan (RPH) Bayur, Kecamatan Karawaci, saat memotong hewan kurban dari masyarakat. FOTO: Abdul Azis/Tangerang Ekspres

TANGERANG – Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang di Hari Raya Idul Adha memotong hewan kurban sebanyak 70 ekor. Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Abduh Surahman mengatakan, perayaan Idul Adha tahun ini masyarakat yang melaksanakan kurban diarahkan di rumah pemotongan hewan (RPH) Bayur, Kecamatan Karawaci, lantaran kondisi pandemi Covid-19 saat ini masih cukup tinggi.

Ia menuturkan, hingga saat ini RPH Bayur sudah melakukan pemotongan hewan kurban dari masyarakat mencapai 70 ekor sapi dan kambing. Pemotongan hewan kurban tersebut pihak RPH bekerjasama dengan penjagal hewan kurban yang sudah terlatih dan mumpuni sesuai kaidah agama Islam.

“Dua hari ini kita sudah memotong hewan kurban milik masyarakat mencapai 70 ekor. Itu sapi dan kambing. Tukang potong kita serahkan kepada tukang jagal yang sudah terlatih dan mumpuni sesuai kaidah agama Islam. Kita masih melakukan pemotongan hewan kurban hingga besok sesuai sunah,” kata Abduh kepada wartawan, Rabu (21/7).

Ia memastikan seluruh hewan kurban yang dipotong di RPH seluruhnya sehat. Menurut dia, sebelumnya pihaknya telah menyosialisasikan terkait pelaksanaan pemotongan hewan kurban hari raya Idul Adha khususnya kepada Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) masyarakat yang menunaikan hewan kurban untuk diarahkan ke rumah RPH.

Upaya itu untuk menghindari terjadinya kerumunan massa. Namun pihaknya juga tidak dapat mencegah apabila masyarakat maupun DKM melaksanakan pemotongan hewan kurban di lokasi masing-masing. Hanya saja sesuai arahan pemerintah, panitia pemotongan hewan kurban harus mematuhi protokol kesehatan dan melaksanakan sesuai aturan dalam surat edaran Walikota Tangerang yaitu membatasi keterlibatan masyarakat dalam kepanitiaan, tidak memberikan kupon hewan kurban, panitia menyediakan handsanotizer, menggunakan masker dan tetap menjaga jarak serta pembagian hewan kurban dilakukan oleh panitia dengan cara door to door.

“Sejak dua Minggu lalu kita sudah beri imbauan itu melalui zoom, intinya harus mematuhi aturan yang sudah tertera dalam Surat Edaran Walikota Tangerang. Apabila rumah potong hewan (RPH) penuh, maka di masjid dan itu harus menerapkan protokol kesehatannya yang betul,” ujarnya.

Abduh memaparkan, secara keseluruhan, berdasarkan data, masyarakat Kota Tangerang yang menunaikan hewan kurban mencapai 15.032 ekor. Namun pemotongan hewan kurban yang dilakukan oleh masyarakat di lokasinya masing-masing maupun di masjid-masjid tidak begitu banyak seperti tahun-tahun sebelumnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here