Home TANGERANG HUB Kelompok Pengamen Ribut, Dua Orang Luka Bacok

Kelompok Pengamen Ribut, Dua Orang Luka Bacok

105
0
SHARE

SERPONG UTARA-Belum lama ini viral video di akun instagram @Tangselmomen mempertontonkan perkelahian sekelompok remaja menggunakan senjata tajam (sajam) jenis celurit. Dalam video berdurasi 36 detik itu didapati lokasi perkelahian itu berada di kawasan Bunderan Alam Sutera, Pakulonan, Serpong Utara, Kamis (22/7).

Kanit Reskrim Polsek Serpong Iptu Djoko Aprianto membenarkan adanya peristiwa perkelahian dua pria tersebut yang terjadi pada Kamis (22/6). “Itu betul ada kejadiaanya, ribut antar pengamen,” ujarnya kepada wartawan, Jumat (23/7).

Djoko menambahkan, aksi perkelahian itu melibatkan dua kelompok remaja yang kerap menjadi pengamen di kawasan tersebut. Terdapat dua pria yang mengalami luka bacok akibat perkelahian tersebut. Kedua korban tengah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Omni Alam Sutera dan kondisinya mulai berangsur sembuh.

Dalam perkelahian tersebut masing-masing kelompok bermodalkan senjata tajam (sajam). “Yang satu luka punggung sama kepala, yang satu lagi informasi jari yang kena celurit,” jelasnya.

Kedua belah pihak terluka akibat sabetan senjata tajam, mereka akhirnya saling lapor di Polres Tangsel. Djoko menduga kedua korban juga merupakan pelaku tawuran. Kedua korban yang berasal dari kedua belah pihak itu katanya saling melaporkan ke Polres Tangsel. “Pelaku dua-duanya, korban sama-sama bikin LP di Polres,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolres Tangsel AKBP Iman Imanuddin membenarkan adanya aksi pembacokan terkait perkelahian antar dua kelompok pengamen di Bunderan Alam Sutera, Pakulonan, Serpong Utara, Kamis (22/7) tersebut. Menurutnya saat ini kondisi kedua korban pembacokan tersebut telah berangsur pulih. “Sudah membaik, dua orang,” ujarnya.

Iman menambahkan, saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap aksi perkelahian dua kelompok pengamen itu. Penyelidikan dilakukan untuk mengetahui motif keributan antar dua kelompok pengamen itu.

“Kami sedang melakukan penyelidikan dari kejadian tersebut mudah-mudahan bisa terungkap dari tindak pidana yang tejadi pada saat itu,” tambahnya.

Sementara itu, Nurul Rohidatul (26) saksi mata peristiwa mengaku keributan tersebut sempat membuat resah warag sekitar maupun pengguna jalan yang melintas. Pasalnya, dua kelompok saling membawa anggotanya hingga perkelahian tersebut berlangsung lama.

“Lihat, tapi ga detail banget jadi kronologinya gak tahu. Agak lama gak cepet, agak lama orang ributnya juga bikin ngeri si gitu. Meresahkan masyarakat yang di sini, yang lagi lalu lalang di sini juga pada takut ngeri,” ujarnya.

Ia pun mengakui perkelahian tersebut mengerikan karena menggunakan senjata tajam (sajam) dari masing-masing kelompok. Selain itu terdapat korban luka sajam saat perkelahian antar dua kelompok pengamen tersebut terjadi. “Iya ada kelihatan korban, ada beberapa yang bawa sajam juga,” tambahnya. (bud/esa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here