Home OLAHRAGA Hari Ini, Penentuan The Daddies

Hari Ini, Penentuan The Daddies

0
SHARE
Ganda putra Indonesia M Ahsan/ Hendra Setiawan (kanan) akan me­ng­hadapi Korsel untuk mempere­but­­kan tiket perempat final hari ini.

TOKYO–Dua unggulan teratas ganda putra memetik kemenangan dalam laga kedua fase grup Olimpiade Tokyo, kemarin. Namun, nasib keduanya sedikit berbeda. Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo sudah menggenggam tiket perempat final.

Marcus/Kevin hanya memerlukan waktu 32 menit untuk memastikan tiket perempat final. Pasangan berjuluk The Minions itu tanpa kesulitan mengalahkan Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty dengan skor 21-13, 21-12.

Dengan begitu, Marcus/Kevin unggul 9-0 atas wakil India tersebut. ”Rekor pertemuan kami memang unggul jauh. Namun, itu tidak berpengaruh apa-apa ketika sudah berada di lapangan. Kami tidak mau kehilangan fokus sedikit pun sejak awal,” ucap Kevin.

Pada pertandingan penentuan juara grup hari ini, Marcus/Kevin melawan Lee Yang/Wang Chi-Lin. Dari tiga kali pertemuan, Marcus/Kevin menyapu bersih kemenangan. Namun, pertemuan terakhir terjadi pada All England 2020.

Sementara itu, M. Ahsan/Hendra Setiawan harus sedikit bersabar. Pada pertandingan tadi malam, Ahsan/Hendra berhasil mengatasi perlawanan Aaron Chia/Soh Wooi Yik 21-16, 21-19. Namun, mereka baru bisa memastikan lolos jika menang minimal satu set melawan Choi Sol-gyu/Seo Seung-jae hari ini.

Pertandingan yang diprediksi tidak mudah bagi The Daddies. Sebab, mereka baru menang sekali dari empat kali pertemuan. Pertemuan terakhir dimenangkan Ahsan/Hendra dengan skor 23-21, 21-13.

”Pemain Korea Selatan ini mempunyai power yang bagus. Pertahanan mereka ini cukup rapat,” ungkap Ahsan.

Jalan terjar bakal dilakoni Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti. Hanya bisa menempati posisi runner-up grup C. Sebab, mereka kalah dari wakil tuan rumah Yuta Watanabe/Arisa Higashino. Dalam laga di Musashino Forest Sport Plaza, Tokyo, itu, PraMel –akronim Praveen/Melati– kalah dengan skor 13-21, 10-21.

Konsekuensi dari ”hanya” menempati posisi runner-up, PraMel pun harus menghadapi lawan terjal di babak perempat final. Mereka ditunggu pasangan Tiongkok Zheng Siwei/Huang Yaqiong pada perempat final. Laga yang sangat berat. Sebab, dari sembilan pertemuan, PraMel hanya menang dua kali atas pasangan unggulan pertama tersebut. Zheng/Huang yang merupakan jawara grup A lolos setelah menyapu bersih tiga kemenangan di tiga pertandingan fase grup.

Nova Widianto, pelatih yang mendampingi PraMel, meminta anak asuhnya segera berbenah. ”Saya tidak mau bicara banyak tentang penampilan mereka di fase grup,” kata Nova kepada Tim Humas dan Media PP PBSI. ”Saya hanya berharap, siapa pun nanti lawannya di delapan besar, mereka bisa tampil mati-matian buat Indonesia, tunjukkan semangat dan daya juang,” tuturnya.

Nova meminta PraMel segera move on dari kekalahan kemarin. ”Ini Olimpiade, cuma empat tahun sekali. Bahkan, kali ini, akibat pandemi, penantiannya malah sampai lima tahun. Jangan kalah cuma karena masalah nonteknis. Lawan juga ada takutnya kalau mereka bisa main normal,” tegas Nova. (jpg)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here