Home TANGERANG HUB Kapsul Obat Covid Ternyata Ekstasi, Upaya Pengedar Kelabui Petugas

Kapsul Obat Covid Ternyata Ekstasi, Upaya Pengedar Kelabui Petugas

0
SHARE
TERUNGKAP : Satnarkoba Polres Metro Tangerang Kota mengungkap peredaran ekstasi dengan modus obat antivirus Covid-19, Senin (26/7). FOTO: Randy Yastiawan/Tangerang Ekspres

TANGERANG – Berbagai cara dilakukan para penjaja narkoba. Guna mengelabui petugas, mereka mengemas ekstasi seperti kapsul obat Covid-19. Polisi  yang mencium modus baru tersebut langsung melakukan pengembangan. Salah satu bandaranya dari Cipondoh berinisial BD (36) dibekuk. Polisi menemukan 2.342 butir sabu dalam kemasan kapsul berwarna hijau kuning menyerupai obat Covid-19.

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Deonijiu De Fatima mengatakan, Tersangka BD mendapatkan barang tersebut dari HA yang saat ini menjadi DPO Polres Metro Tangerang Kota. Barang tersebut berasal dari Medan yang dikirim HA kepada BD.

Pengungkapan kasus ekstasi ini berawal dari pemeriksaan barang di Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta. Dari hasil pemeriksaan dilakukan pengembangan dan didapat tersangka BD.

“Jadi, barang bukti ekstasi ini sudah berbentuk kapsul. Ketika ditanya, obat ini adalah antivirus. Tetapi, anggota Satnarkoba tidak percaya dan akhirnya terbukti obat tersebut adalah ekstasi,”ujarnya saat ditemui Tangerang Ekspres di Mapolres Metro Tangerang Kota, Senin (26/7).

Deonijiu menambahkan, modus peredarannya pun dijual per orangan bukan ke tempat hiburan malam karena PPKM di sejumlah tempat. Artinya, barang tersebut sudah disiapkan untuk orang yang memesan.

“Karena banyak yang tutup hiburan malam jadi diedarkan perorangan, tidak berkumpul berkelompok mereka nyewa apartemen untuk mengedarkan ke pemesan yang sudah ada dalam list pembelian,”paparnya.

Ia menjelaskan, tersangka BD diamankan pihak Satnarkoba di kediamannya yang ada di wilayah Kecamatan Cipondoh. Di lokasi, tersangka BD mengakui barang tersebut memang dipesan dari tersangka HA yang ada di Medan.

“Kita masih melakukan pengembangan untuk mengetahui siapa saja yang terlibat dalam pengedaran ekstasi ini, saat ini tersangka BD sudah kami amankan di Polres Metro Tangerang Kota,”ungkapnya.

Deonijiu menuturkan, tersangka BD dikenakan Pasal 114 ayat 2 Subsider Pasal 112 ayat 2 UU RI Nomor

35 Tahuan 2009 tentang Narkotika.  “Ancaman hukumannya dipidana dengan pidana mati seumur hidup, atau paling singkat 6 tahun dan paling lama 20 tahun atau seumur hidup atau pidana mati,”tutupnya. (ran)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here