SHARE
FITUR BARU: Salah seorang pelajar yang menjadi peserta vaksinasi menunjukkan barcode sebagai fitur baru untuk mempercepat proses pendaftaran.

TANGERANG- Dinas Kominfo Kota Tangerang menambahkan fitur baru untuk kemudahan proses vaksinasi pada situs website www.vaksinasi.tangerangkota.go.id. Fitur baru yang dihadirkan diakui para peserta cukup mudah dan mempercepat tahapan pendaftaran vaksinasi yang harus dilalui.

“Sebenarnya mudah-mudah saja, cuma tadi karena baru tahu, pas sampai di sekolah kalau pakai website, jadi masih bingung-bingung sedikit. Tapi setelah dikasih tahu guru, lancar-lancar saja, prosesnya juga cepat bisa langsung pulang,” ungkap Fitri Andriani, siswa SMPN 29 Kota Tangerang.

Hal senada juga diungkapkan Julita, salah seorang siswa. Kata Julita, websitenya mudah hanya dengan scan QR Code, namun hanya belum familiar saja. “Jadi pertama datang langsung scan QR Code di spanduk, isi data diri di handphone masing-masing, trus petugas kesehatannya scan QR Code di handphone saya, langsung ditanya-tanya kesehatan saya, abis itu vaksin. Menunggu 15 menit, langsung ada notif surat vaksinasi dan boleh pulang,” tutur Julita.

Diketahui, Diskominfo telah melakukan uji coba penambahan fitur kemudahan pada website vaksinasi. Mulyani, Kepala Diskominfo menjelaskan, fitur yang ditambahkan ialah input data pribadi peserta, data kesehatan peserta hingga surat vaksinasi yang semuanya dilakukan melalui handphone tanpa menggunakan kertas lagi.

“Semua lebih mudah dan cepat, karena saling terkoneksi, hanya dengan handphone genggamnya masing-masing. Terlebih, dengan website ini data vaksinasi Kota Tangerang juga langsung terkoneksi dengan Kementerian, sehingga memudahkan petugas kesehatan,” katanya.

Hasil evaluasi uji coba kali ini, Diskominfo melakukan beberapa penyempurnaan. “Sempat ada sedikit kendala pada sisi peserta, saat proses penggunaan website yang belum familiar. Kita akan lebih permudah, sehingga mudah dan cepat bagi peserta dan petugas,” tegasnya.

Sebagai informasi, hingga saat ini data vaksinasi Kota Tangerang pada dosis satu sudah mencapai 553 ribu sasaran dan 232 ribu sasaran pada dosis lengkap, dengan rata-rata dua minggu terakhir 18 ribu sasaran setiap harinya.

Kepala Puskesmas Sukasari, dr. Efi Handayani menyatakan dengan sistem yang baru ini, tenaga kesehatan sangat terbantu, sehingga pelaksanaan vaksinasi dapat berjalan lebih cepat dari sebelumnya, karena memotong beberapa tahapan.

“Sekarang, karena sudah dengan sistem barcode jadi meja registrasi dihapuskan, proses pendataan juga lebih cepat. Petugas cukup scan barcode saja melalui handphone. Jadi, siswa datang sudah membawa barcode, nanti di-scan di meja screening, setelah proses screening, penyuntikan vaksin, dan observasi. Satu anak sekarang prosesnya kurang lebih hanya satu menit, jadi prosesnya lebih cepat dan simpel,” ujarnya saat ditemui di SMP Negeri 2 Kota Tangerang, Selasa (27/7).

Ia menambahkan, vaksinasi pelajar di SMP Negeri 2 Kota Tangerang ini menyasar 860 siswa, dan antusiasnya sangat tinggi. Selama pelaksanaan, belum ditemukan kendala yang menghambat proses vaksinasi.

“Pelaksanaan berjalan dengan lancar, wifi juga sudah disediakan dan aman. Kami juga sudah menyiapkan tim untuk menginput data dari hasil vaksinasi ke sistem Primary Care (P-Care). Jadi, vaksinasi selesai hari ini, P-Care juga selesai secara bersamaan,” tambahnya.

Mulyani berharap, nantinya masyarakat dapat menggunakan sistem ini secepatnya sehingga proses vaksinasi bisa lebih cepat dan kekebalan komunal juga segera tercapai. Sebagai informasi, website pendaftaran vaksinasi dapat diakses melalui www.vaksinasi.tangerangkota.go.id. (rls)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here