SHARE
Mendagri Tito Karnavian (kiri) didampingi Walikota Tangsel Benyamin Davnie (dua dari kanan) dan Wakil Walikota Pilar Saga Ichsan (kanan) memberikan keterangan kepada wartawan di Balaikota Tangsel, kemarin.

CIPUTAT-Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian bertemu Walikota Tangsel Benyamin Davnie, kemarin. Di dampingi Forkopimda, Tito menyampaikan beberapa catatan tentang penanganan Covid-19 di Kota Tangsel.

Mantan Kapolri ini mengatakan, jumlah kasus positif Covid-19 masih tinggi. Hal ini membuat tingkat keterisian rumah sakit dan tempat isolasi (BOR), masih di atas 90 persen. Artinya, semua tempat tidur perawatan terisi penuh. “Bila rasio BOR di atas 90 persen artinya masyarakat kesulitan untuk mendapatkan tempat perawatan.

Sehingga perlu dilakukan penambahan tempat tidur, baik di rumah sakit pemerintah dan swasta,” terangnya.

Ia mengatakan Pemkot Tangsel harus memperbanyak tempat isolasi mandiri terpusat hingga tingkat kecamatan dan kelurahan. Hal ini agar warga yang positif Covid dengan gejala ringat bisa dirawat di tempat isolasi. “Sehingga tidak langsung masuk rumah sakit,” lanjutnya. Terkait penyerapan APBD di Kota Tangsel Tito menilai cukup baik. Hampir 40 persen terserap di Juli.

Untuk anggaran penanganan pandemi penyerapan cukup juga baik dan hampir 50 persen.

Sementara untuk bantuan sosial (bansos) yang berasal dari APBD, biaya tak terduga (BTT) juga relatif cukup bagus realisasinya. “Saya juga sampaikan agar menggalang bansos dari non APBD, contoh dari Baznas, CSR dan masyarakat lain yang ingin menyumbang,” katanya.

Tito juga memberikan apresiasi yang tinggi kepada Kota Tangsel, yakni pemberian dana untuk insentif tenaga kesehatan (nakes) sangat baik.

“Pencairan insentif untuk nakes di Tangsel sudah terealisasi sekitar 98 persen. Saya minta daerah lain juga meniru, Depok sudah 100 persen. Tolong wilayah lain insentif nakes segera dicairkan. Tinggal panggil Sekda, Bappeda, Kadinkes, BPKAD rapatkan sebentar dan perintahkan untuk pencairan,” tutupnya.

Tito mengaku, harus datang ke Kota Tangsel melakukan rapat koordinasi dengan walikota dan Forkopimda. Baginya, kunjungan itu penting. Karena Kota Tangsel merupakan salah satu kota satelit untuk Ibukota Jakarta yang menjadi pusat ekonomi dan politik. Apa yang terjadi di Kota Tangsel bisa berpengaruh di Jakarta, berpengaruh ke Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, Depok dan Bogor.

“Karena bagian dari aglomerasi. Jadi keberhasilan penanganan di sini akan mempengaruhi sekitarnya,” paparnya.

Sebaliknya, kalau ada masalah di Tangsel akan berpengaruh kepada daerah lain. Karena saling pingpong-pingpongan.

Terjadinya interaksi mobilitas masyarakat karena tidak ada batasan alam, yang adalah batas administrasi di peta. “Oleh karena itu kita ingin agar ada keserempakan semua, baik di Jakarta maupun daerah sekitarnya Depok, Tangerang, Bekasi semuanya bisa dikendalikan,” tuturnya.

Sementara itu, Walikota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan, penanganan di hulu dan hilir dilakukan secara serentnak, sesuai dengan kebutuhan masing-masing. “Di hulu kami melakukan protokol kesehatan. Tiap hari dan terutama malam hari teman-teman tiga pilar di kecamatan melakukan penegakan prokes, sekaligus memberikan sanksi dan teguran terhadap pelanggar prokes,” ujarnya.

Benyamin menambahkan, juga sudah menerbitkan surat edaran terbaru memperbaharui, menindaklanjuti instruksi Mendagri, dan sudah berlaku di masyarakat. Instruksi itu sudah diedarkan sampai tingkat kelurahan, RT dan RW.

“Di hilir kami terus mempersiapkan ketersediaan tempat tidur. Terutama di ruang ICU yang memang banyak dibutuhkan. Dari 22 rumah sakit, 71 tempat tidur ICU saat ini hampir penuh,” ungkapnya.

Pemkot juga sedang mengefektifkan tambahan tempat tidur di RSU Serpong Utara dengan kapasitas 150 tempat tidur bisa dimaksimalkan untuk penanganan Covid-19 dengan gejala ringan dan sedang.

“Kami juga tetap mempersiapkan luas area TPU khusus Covid untuk berjaga-jaga apabila terjadi lonjakan kasus. Meskipun angka kematian belakangan ini tidak begitu mengkhawatirkan dan sudah menurun tiga persen,” tutupnya. (bud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here