SHARE
Garis polisi masih terpasang di TKP penemuan mayat, di Kampung Jawaringan, Desa Sukamanah, Kecamatan Rajeg, kemarin. FOTO: Zakky Adnan/Tangerang Ekspres

RAJEG — Kasus penemuan mayat yang sempat menggemparkan warga Kampung Jawaringan, RT 02/03, Desa Sukamanah, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang masih misterius.

Kepala Unit Reskrim Polsek Rajeg, Ipda Mukhlis membenarkan adanya penemuan mayat di alamat tersebut. Korban ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa di dalam rumahnya.

“Kami masih menunggu hasil otopsi dari rumah sakit, untuk mengetahui secara resmi apakah ada tanda-tanda kekerasan dalam tubuh korban,” kata Mukhlis, saat dikonfirmasi Tangerang Ekspres, di Markas Polsek Rajeg, Selasa (27/7).

Mukhlis menyebutkan, sudah memeriksa sejumlah orang terkait kasus penemuan mayat di Kampung Jawaringan itu. Ia mengatakan, bekerja sama dengan Tim Polresta Tangerang dan Polda Banten, untuk mengungkap penyebab kematian korban.

“Kami meminta doanya, agar dapat segera menemui titik terang terkait kasus penemuan mayat ini. Kalau sudah berhasil diungkap, kami akan sampaikan informasi lengkap kepada rekan-rekan media melalui Konferensi Pers” ucap Muklis.

Sebelumnya di tempat terspisah, Ketua RT 02/03 Desa Sukamanah Masdar mengatakan, korban berinisial P. Korban dikenal sebagai orang yang baik. Korban tinggal sendirian di TKP. Sebab korban memiliki sejumlah rumah.

“Kalau rumah yang menjadi TKP, korban biasa tinggal sendiri, di sana” kata Masdar.

Masdar menuturkan, peristiwa penemuan mayat terjadi pada Jumat, 16 Juli 2021 lalu. Jadi peristiwa itu sudah lebih sepekan lalu. Ia berharap kepolisian dapat mengungkap penyebab kematian korban.

Masdar menambahkan, sepengetahuannya, korban berprofesi sebagai pengelola salah satu sekolah MTs swasta di wilayah Desa Sukamanah. (zky/din)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here