SHARE
Wakil Bupati H.Mad Romli (kiri), Ketua DPRD Kholid Ismail (dua dari kiri) dan dua wakil ketua, saat pembahasan raperda pertanggungjawaban anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Tahun 2020 di Royal Palm Hotel Cengkareng, Jakarta Barat, Senin (26/7) malam. FOTO: Humas Pemkab Tangerang

TIGARAKSA-Pemkab dan DPRD Kabupaten Tangerang saat ini sedang membahas pembahasan Raperda pertanggungjawaban anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Tahun 2020. tempat pembahasan di Royal Palm Hotel Cengkareng, Jakarta Barat, Senin (26/7) malam.

Rilis dari Pemkab Tangerang yang diterima Tangerang Ekspres tertulis, dalam pembahasan itu dihadiri Wakil Bupati H. Mad Romli, Sekda Maesal Rasyid, Ketua DPRD Kholid Ismail dan semua unsur pimpinan dewan, serta kepala dan perwakilan OPD Pemkab Tangerang.

Pengamat Kebijakan Publik dari Universitas Islam Syekh Yusuf (UNIS) Tangerang Adib Miftahul menilai rapat pembahasan raperda yang mengambil tempat di hotel di Jakarta ini, dinilai tidak mengindahkan anjuran Presiden Jokowi.

Menurut Adib, Presiden Jokowi memerintahkan perlunya rasa Sense of Crisis (kepekaan) bagi seluruh pemangku pemerintah baik pusat maupun daerah di masa pandemi Covid-19.

“Jelas ini tidak patuh atas perintah dan arahan Presiden bahwa semua pejabat harus punya rasa empati kepada rakyat yang sedang menderita akibat pandemi Covid-19. Di masa pandemi ini perlunya rasa simpati dan teladan dari pejabat,” tegasnya kepada Tangerang Ekspres ketika diwawancarai, Rabu (28/7).

Adib menyesalkan, sikap wakil rakyat dan jajaran eksekutif Kabupaten Tangerang yang tidak peka dengan penderitaan rakyat. “Kenapa harus di hotel dan di Jakarta. Kan bisa memanfaatkan teknologi, bisa dilakukan secara daring,” lanjutnya.

Dalam rilis Pemkab Tangerang tertulis, pimpin jajaran eksekutif Kabupaten Tangerang rapat membahas Raperda pertanggungjawaban anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Tahun 2020 dengan DPRD yang diselenggarakan di Royal Palm Hotel Cengkareng, Senin malam (26/7).

Rapat dibuka langsung oleh Ketua DPRD Kholid Ismail, diikuti oleh semua unsur pimpinan DPRD, Sekda dan perwakilan OPD di Lingkungan Pemkab Tangerang baik secara langsung maupun daring. Wakil Bupati Tangerang Mad Romli mengharapkan Perda Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2020 benar-benar berkualitas.

“Mari kita pergunakan kesempatan ini secara optimal agar menghasilkan perda yang berkualitas,” ajak Mad Romli dalam sambutannya.

Dalam kesempatan tersebut, Mad Romli mewakili jajaran ekesekutif mengapresiasi kinerja jajaran DPRD yang telah menjalankan fungsinya sehingga predikat WTP kembali diraih oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang. Selain itu juga mengucapkan terima kasih atas dukungan seluruh jajaran DPRD terhadap program-program pemkab yang dijalankan.

“Terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kembali saya sampaikan kepada pimpinan dan anggota dewan yang terhormat, atas apresiasi dan dukungannya terhadap pelaksanaan program-program pembangunan di Kabupaten Tangerang,” tuturnya.

Jajaran eksekutif yang diwakili Wakil Bupati Tangerang minta kepada jajaran DPRD Kabupaten Tangerang agar Raperda Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2020 supaya cepat disahkan sehingga tidak berlarut-larut.

“Saya beserta jajaran eksekutif Pemerintah Kabupaten Tangerang berharap kepada dewan yang terhormat dapat memberikan persetujuan terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2020 sehingga dapat ditetapkan sebagai Peraturan Daerah dalam waktu yang tidak terlalu lama sesuai dengan tenggat waktu yang diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku”, pungkasnya.

Sementara, Sekretaris DPRD Kabupaten Tangerang Asep Suherman belum bersedia memberikan tanggapan soal rapat di Jakarta ini. Asep sempat bertanya balik, dari mana wartawan Tangerang Ekspres mengetahui adanya rapat di Jakarta. Saat dijawab dari rilis Diskominfo Kabupaten Tangerang, Asep lantas menjawab singkat, “Nanti coba saya lihat ke Kominfo,” katanya melalui sambungan telepon. (sep)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here