SHARE
Salah satu pengendara sepeda motor diputar balik oleh Petugas gabungan dari TNI, Polri, Dishub dan Satpol PP Kota Tangs melakukan penyekatan kendaraan di Jalan M. Toha, Pondok Cabe, Pamulang beberapa waktu lalu saat PPKM Level 4. FOTO: Satlantas for Tangerang Ekspres

CIPUTAT-Di Kota Tangsel kasus infeksi Covid-19 masih masif terjadi. Ini terlihat dari laman lawancovid19.tangerangselatankota.go.id mencatat tambahan kasus konfirmasi positif infeksi covid-19, Rabu (28/7) sampai pukul 14.00 WIB, sebanyak 606 orang, sembuh 210 orang, dirawat 389 orang, dan meninggal 7 orang.

Berdasarkan data tersebut tercatat kasus keseluruhan konfirmasi positif sebanyak 22.143 orang sejak pandemi Covid-19 melanda dengan rincian 13.783 orang sembuh, 7.712 orang dirawat, 648 meninggal dunia.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangsel Allin Hendalin Mahdaniar mengatakan, peningkatan kasus itu juga mempengaruhi ketersediaan tempat tidur (BOR) ICU dan isolasi khusus penanganan Covid-19. “Data terakhir pada 27 Juli 2021 kapasitas BOR ICU di seluruh rumah sakit Kota Tangsel tercatat telah terpakai sebanyak 96 persen,” ujarnya kepada Tangerang Ekspres, Rabu (28/7).

Allin menambahkan, untuk ketersediaan BOR khusus isolasi pasien infeksi covid-19 ada 78 persen. Saat ini tercatat hanya tersisa tiga tempat tidur pada ICU dari 76 kapasitasnya yang tersedia khusus penanganan infeksi Covid-19.

Data tersebut diperoleh dari 22 rumah sakit rujukan infeksi Covid-19 yang ada di Kota Tangsel. “Pasti sudah ada waiting list yang langsung isi untuk ICU. Sedangkan untuk tempat tidur isolasi tersedia 699 dan yang sudah terpakai sebanyak 545 dan hanya sisa 154 tempat tidur,” tambahnya.

Sementara itu, Pemkot Tangsel akhirnya membayar insentif tenaga kesehatan (nakes) periode Januari-Juni 2021. Walikota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan, tenaga nakes menjadi salah satu perhatian Pemkot Tangsel, sebagai garda terdepan dalam melawan Covid-19, dengan jumlah total mencapai 1.014 orang.

“Total anggaran kita untuk insentif nakes sebesar Rp 27 miliar dan realisasinya mulai dari Januari-Juni 2021 telah mencapai Rp 26,9 miliar untuk 1.014 orang nakes,” ujarnya.

Pak Ben menambahkan, peran nakes dalam melawan Covid-19 sangat besar. Apalagi, saat menghadapi lonjakan kasus, dengan tingkat kematian yang tinggi hingga 40 orang perhari. “Yang tidak kalah penting, angka kematian di Tangsel sudah terlampau mengkhawatirkan, sudah 3 persen menurun tapi, luasan area TPU kita siapkan hanya untuk berjaga-jaga terjadi lonjakan kembali,” tambahnya. (bud/esa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here