SHARE
DIMUSNAHKAN : Polres Metro Tangerang Kota memusnahkan barang bukti narkoba dari tujuh tersangka yang telah diamankan Satnarkoba Polres Metro Tangerang Kota, Rabu (28/7).

TANGERANG – Polres Metro Tangerang Kota memusnahkan narkoba jenis ganja, sabu, dan ekstasi hasil pengungkapan selama bulan Juni hingga Juli. Dari kasus tersebut polisi menangkap tujuh pelaku yang berperan sebagai pengedar dan bandar.

Tujuh tersangka berinisial HS (31), SU (36), BD (36), CR (46), WY (36), MD (44) dan AS (37). Sedangkan barang haram yang diamankan berupa ganja sebanyak 64 kilogram, ekstasi 2.342 butir, dan sabu seberat 916,43 gram.

Kapolres Kombes Pol Deonijiu De Fatima mengatakan, pemusnahan barang bukti narkotika berbagai jenis itu didapati Satresnarkoba Polres Metro Tangerang Kota selama dalam kurun waktu 2 bulan.

“Seluruh Barang bukti ini sudah dilakukan penyidikan dan sudah waktunya untuk dimusnahkan. Selanjutnya para tersangka akan diserahkan ke Kejaksaan untuk tindak lanjutnya,”ujarnya saat ditemui Tangerang Ekspres di Mapolres Metro Tangerang Kota, Rabu (28/7).

Deonijiu menambahkan, Polres juga mengungkap pecandu dan pengedar narkoba yang menimbun Alat Kesehatan (Alkes) yang dibutuhkan masyarakat saat kondisi Pandemi Covid-19.

“Dari ke tujuh tersangka ini, ada pecandu narkoba yang juga melakukan pemalsuan Alkes yakni tabung oksigen.

Pengungkapan tersebut, setelah anggota Satnarkoba melakukan pengembangan dan juga melakukan pengecekan ke rumahnya di wilayah Jakarta,”paparnya.

Ia menjelaskan dari hasil pengungkapan tersebut pihaknya berhasil menyelamatkan sebanyak 71.507 jiwa dari peredaran Narkotika yang saat ini masih beredar di Kota Tangerang.

“Atas perbuatanya, para pelaku dijerat 114 Ayat (2) Subs. Pasal 112 Ayat (2) dan Pasal 111 Ayat (2) Undang – Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika,” ungkapnya.

Deonijiu menuturkan, masyarakat diminta andil dalam menekan peredaran narkoba di Kota Tangerang. Jika menemukan ada transaksi narkoba segera lapor ke Polsek atau Polres Metro Tangerang Kota.

“Saya minta kerjasama masyarakat, karena kota Tangerang zona merah peredaran narkoba. Maka itu, mari kita berantas bersama peredaran narkoba demi menyelamatkan generasi muda Indonesia khususnya di Kota Tangerang,”tutupnya. (ran)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here