SHARE
Seorang istri dari jenazah yang dinyatakan positif Covid-19 menghadiri pemakan sang suami di TPU Jombang, Ciputat, Kota Tangsel, kemarin. FOTO: Miladi Ahmad/Tangerang Ekspres

PAMULANG-Di beberapa daerah telah beredar kabar bahwa biaya pemakaman jenazah pasien Covid-19 ditanggung oleh keluarga pasien. Namun, Dd Kota Tangsel, Pemkot memastikan pemakaman jenazah yang positif Covid-19 tak dipungut biaya, karena dana ditanggung oleh Pemkot Tangsel.

Kepala Seksi Pemakaman pada Disperkimta Kota Tangsel Nazmudin mengatakan, pemakaman pasien Covid-19 tidak dipungut biaya sepeser pun. Hal itu ditegaskannya menyusul kasus pungli biaya pemakaman jenazah pasien Covid-19 yang terjadi di daerah lain. “Pemakaman jenazah Covid-19 di Kota Tangsel gratis karena, proses pemakamannya sudah dibayar negara melalui pemkot,” ujarnya kepada Tangerang Ekspres, Senin (26/7).

Nazmudin menambahkan, pemakaman pasien Covid-19 tidak dipungut biaya karena sudah dibayar oleh pemkot sebagai instansi pengelola. Meskipun gratis namun, namun tetap ada retribusi yang dikenakan dan harus dibayar oleh keluarga. “Pemakaman Covid di Tangsel tidak ada biaya tapi, hanya ada retribusi atau izin penggunaan petak makam (IPPM) sebesar Rp 250 ribu per 3 tahun,” tambahnya.

Retribusi tersebut harus dibayar setiap tiga tahun sekali oleh anggota keluarga yang ditinggal. Perpanjangan pertama retribusinya 50 persen, perpanjangan kedua 100 persen, perpanjangan ketiga 150 persen dari IPPM dan seterusnya. “Yang Covid-19 hanya bayar ini. Sedangkan biaya pembelian peti, ambulan, gali kubur semua dibayar oleh Pemkot dan di Tangsel gratis dari awal,” ungkapnya.

Sebelumnya, Pemkot Tangsel telah menyediakan TPU Jombang yang berada di Ciputat sebagai pemakaman khusus jenazah Covid-19. Sudah lebih dari 1.800 jenazah telah dimakamkan di TPU Jombang dan membuat petugas menggunakan dan membuka lahan baru yang berada di seberang jalan tol.

Kepala TPU Jombang Tabroni mengatakan, TPU Jombang zona dua sudah mulai digunakan sejak 21 Juli lalu lantaran zona satu lahannya sudah penuh. “Iya, penambahan lahan zona dua dilakukan lantaran lahan lama tak lagi mampu menampung pemakaman bagi jenazah infeksi covid-19 di Kota Tangsel,” ujarnya.

Sejak dibuka, lahan zona dua sudah digunakan untuk memakamkan jenazah covid-19. “Dari 21 Juli sampai 26 Juli pukul 13.30 WIB sudah ada 64 jenazah yang dimakamkan,” tambahnya. (bud/esa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here