SHARE
Walikota Tangsel Benyamin Davnie mengajak para pegawai di lingkup Pemkot Tangsel untuk mengeluarkan infak guna membantu warga yang melakukan isolasi mandiri. FOTO: Miladi Ahmad/Tangerang Ekspres

CIPUTAT-Walikota Tangsel Benyamin Davnie minta kepada pegawai Pemkot Tangsel untuk mengumpulkan infak. Infak dikumpulkan untuk membantu masyarakat yang sedang menjalani isolasi mandiri (Isoman) akibat Covid-19.

“Saya minta infak ke pegawai Pemkot, serelanya dan nanti akan dibelikan sembako untuk membantu masyarakat yang sedang menjalani isoman,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (3/8).

Pak Ben menambahkan, infak bentuknya patungan dan tidak ada besarannya yang ditentukan. Bila ditentukan besarannya, mantan Birokrat Pemkab Tangerang ini mengaku hal itu nanti masuk dalam pungutan liar (pungli). “Jadi hanya infak saja, kalau infak sesuai standar fiqihnya ya 2,5 persen,” tambahnya.

Pak Ben mengaku, pengumpulan infak bukan berarti Pemkot tidak memiliki biaya dalam membantu masyarakat yang isoman. Pemkot sendiri telah menyerahkan bantuan sosial (bansos) sekitar Rp 800 juta dan bantuan tidak terduga (BTT) yang sudah digelontorkan puluhan miliar rupiah.

“BTT yang sudah digulirkan kan kita sudah melengkapi sarana dan prasarana di Rumah Sakit Serpong Utara, puskesmas ditambah tabung oksigen dan lainnya,” jelasnya.

Menurutnya, dana BTT sekarang tinggal Rp 4,7 Miliar dan akan ditambah lagi dari recofusing. “BTT itu ga boleh kosong dan harus diisi terus dan ini berasal dari recofusing lagi karena Covid-19. Akan saya tambah Rp 28 miliar biar jadi Rp 32,7 miliar lagi,” tuturnya. (bud/esa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here