SHARE
PASKIBRAKA: Sejumlah paskibraka melakukan persiapan pelatihan untuk upacara pengibaran bendera merah putih 17 Agustus 2021 di Lapangan Maulana Yudhanegara di Puspemkab Tangerang, Rabu (4/8). FOTO: Humas Pemkab Tangerang

TIGARAKSA — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melarang perayaan perlombaan 17 Agustusan. Selain menciptakan kerumunan, hal tersebut juga berpotensi menularkan serta meningkatkan angka kasus harian positif Covid-19.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tangerang Hendra Tarmidzi mengatakan, perlombaan Hari Kemerdekaan untuk sementara ditiadakan. Sebab, pemerintah daerah menerapkan PPKM Level 4 untuk menekan laju penularan dengan penerapan dan penegasan Protokol Kesehatan (Prokes).

“Tidak diperbolehkan ada perlombaan Agustusan. Nanti pada 17 Agustus yang menitoring Satgas tingkat kecamatan hingga RT dan RW. Kami sudah sampaikan hal ini kepada Satgas Kecamatan secara lisan melalui zoom meeting,” paparnya kepada Tangerang Ekspres ketika diwawancarai, Selasa (3/8).

Hendra menuturkan, Satgas tingkat kecamatan bukan saja melakukan monitoring pada 17 Agustus namun juga mengedukasi kepada warga. Sehingga, masyarakat bersimpatik dan memahami aturan yang ada.

“Apabila masih ada yang melanggar nanti satgas kecamatan yang akan melakukan teguran secara persuasif. Diberikan edukasi dan informasi mengenai aturan yang ada dalam mencegah penularan Covid-19,” paparnya.

Sementara Kepala Dinas Pemuda Olahraga Budaya Pariwisata (Disporabudpar) Kabupaten Tangerang Surya Wijaya mengatakan, upacara pengibaran bendera merah putih tetap dilakukan dengan pengetatan prokes. Setiap wilayah hanya menggelar di kantor kecamatan tidak di terpusat di Puspemkab Tangerang.

“Terbatas saja pesertanya. Karena kan tetap kita laksanakan protokol kesehatan. Namun juga upacara tetap harus khidmat sehingga memaknai kemerdekaan tetap bisa diraih meski ditengah Pandemi Covid-19,” jelasnya saat dihubungi Tangerang Ekspres melalui telepon seluler.

Untuk pasukan pengibar bendera (Paskibra), kata Surya, sudah dipersiapkan dengan jumlah 50 persen dari upacara bendera 17 Agustus sebelumnya. Lanjutnya, paskibra tingkat kecamatan maupun kabupaten sudah dipersiapkan.

“Memang tidak ada perlombaan ataupun perayaan lainnya. Namun, tetap kita melaksanakan upacara bendera 17 Agustus dengan khidmat. Pelajar yang mengibarkan bendera merah putih nanti sekarang dalam penggemblengan. Teknis nanti upaca benderanya bagaimana, sore ini saya sampaikan ke setiap kecamatan dan instansi lainnya saat rapat virtual. Intinya jumlah peserta dibatasi,” pungkasnya. (sep/din)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here