SHARE
TEKEL: Penyerang sayap Persita Mohammad Toha dihadang lajunya oleh pemain Persib Bandung Ardi Idrus. Pada laga ini Persita takluk dengan skor 2-1. FOTO: Persita Media

PERSITA Tangerang gagal melanjutkan tren positif di pekan pertama Liga 1 musim 2021/2022 usai kalah dari Persib Bandung di laga kandang pertama. Bertanding di Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Bekasi, Persib unggul lewat brace yang dibuat Mohammed Bassim pada menit ke 41 dan 77. Sementara Persita memperkecil kedudukan melalui Irsyad Maulana di menit 54.

Menghadapi Persib, Pendekar Cisadane menurunkan skuat terbaiknya. Skuat yang tak banyak berubah dari pertandingan pertama saat Persita menang dari Persipura di pekan pertama. Namun sayang, Persita masih gagal untuk membawa pulang poin ke Tangerang.

Permainan tim Ungu sendiri mampu mengimbangi permainan Persib yang dihuni pemain asing dan pemain naturalisasi. Lapangan tengah Persita yang dikomandoi Aditya Gigis mampu menghadapi permainan tim berjulukan Maung Bandung.
Menyikapi kekalahan di laga kedua, Pelatih Kepala Persita, Widodo Cahyono Putro mengaku tetap mengapresiasi kerja keras anak asuhannya meski belum bisa meraih hasil maksimal.

“Saya ucapkan selamat untuk Persib yang telah memenangkan pertandingan pada malam ini. Kami juga terima kasih pada pemain yang sudah bekerja keras, tapi memang hasil tidak baik Tapi kami selaku pelatih mengevaluasi pemain ke depannya kita terus untuk berbenah. Kami yakin pemain akan menampilkan permainan yang terbaik lagi di pertandingan berikutnya,” ujar Widodo.

Widodo cukup optimis akan permainan timnya kedepan. Setidaknya melihat perkembangan tim Persita di pekan kedua semakin membaik. Apalagi jika nanti di pekan ketiga pemain asing sudah bisa turun seluruhnya.

“Saya kira karena kita saya katakan tadi beberapa pemain ada pemain yang kayak Maitimo masih cedera. Dan Alex dan Yeong masih belum vaksin kedua. Dan nanti saat pertandingan ketiga mereka sudah memainkan permainan dan saya harapkan
dengan ada tambahan pemain baru, kekuatan kami akan lebih bagus,” tambah Widodo yang juga mengapresiasi gol yang dicetak Irsyad malam ini.

“Dan tentunya apresiasi untuk Irsyad yang telah mencetak gol. Saya harapkan bukan hanya Irsyad nantinya tapi teman-teman yang lain bisa mencetak gol.” Belajar dari kekalahan ini, Widodo mengaku akan fokus untuk memperbaiki unsur konsistensi dalam permainan skuad Pendekar Cisadane.

“Kalau menurut saya tentunya pemain sudah ada kemajuan untuk dari babak pertama tadi. Mereka tidak bisa keluar dari tekanan di babak pertama. Dan babak kedua pelan-pelan ada beberapa. Seharusnya konsiten, begitu bisa memainkan build up dari bawah dan itu bisa keluar dari tekanan, itu yang perlu kita latih terus karena ini tidak konsisten. Di babak kedua kita baru berani keluar dan bisa memainkan bola dari kaki ke kaki.”

Sementara itu, Edo Febriansah, perwakilan pemain menyebut akan belajar dari kekalahan mala mini untuk bisa membenahi diri di pertandingan selanjutnya.

“Dan itulah sepak bola kita sudah berjuang semaksimal mungkn dan bagi kita ini akan menjadi akan bangkit di pertandingan selanjutnya. Dan semoga kita bisa meraih kemenangan selanjutnya. Itulah kondisi di lapangan karena kita tidak bisa menebak bagaimana situasinya dan kita akan memperbaiki ke depannya. Selalu ya tiap pertandingan selalu memunculkan pembelajaranpembelajaran baru buat saya dan semoga semakin membuat saya lebih matang buat ke depannya. (apw/pcm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here