Home BANTEN 4 Titik Banjir, 2 Rumah Tertimpa Longsor

4 Titik Banjir, 2 Rumah Tertimpa Longsor

38
0
SHARE

SERANG-Hujan semalaman mengguyur Kota Serang, Selasa (14/9). Akibatnya ratusan rumah di empat titik terdampak banjir dengan ketinggian mulai 50 hingga 70 sentimeter. Kemudian dua rumah warga di Lingkungan Sempu Seroja, Kelurahan Cipare, Kecamatan Serang dan Cilowong Taktakan rusak akibat longsor, serta dua pohon tumbang di Jalan Raya Serang-Cilegon.

Walikota Serang Syafrudin mengatakan, empat titik banjir tersebut diantaranya, di Perumahan Citra Gading Blok J RT 12/1, Kecamatan Cipocok Jaya, dan Kelurahan Unyur di Komplek Bumi Indah Permai (BIP). “Dua lagi itu di Ranau Estate, dan Keronjen, Kasemen. Ini memang hujan sejak malam sampai jadi meluap,” katanya kepada wartawan usai meninjau rumah warga yang tertimpa longsor di Lingkungan Sempu Seroja, Kelurahan Cipare, Kecamatan Serang, Selasa (14/9).

Ia mengaku, usai menerima laporan dirinya langsung mendatangi rumah yang tertimpa longsor untuk mengetahui kerusakan yang diterimanya. Sekaligus memberikan bantuan darurat melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Serang. “Ternyata satu rumah longsor dan menimpa rumah lainnya (berada di bawah-red),” ujarnya.

Ditambahkan Syafrudin, ada beberapa penyebab yang dapat menimbulkan banjir dan genangan di Kota Serang. Salah satunya karena kewenangan perbaikan saluran tidak hanya Kota Serang. Sehingga pihaknya tidak bisa memperbaiki permasalahan penyebab banjir.

“Kewenangannya itu banyak di Provinsi Banten, dan ini malah yang menjadi korban ini masyarakat kami. Karena sudah beberapa kali diusulkan termasuk Kali Cipager, Kali Cibanten ini berdampak kepada Kota Serang,” terangnya.

Maka dari itu, selain upaya pemerintah, Syafrudin juga mendorong kepada masyarakat agar dapat menjaga kebersihan lingkungannya, dengan tidak membuang sampah sembarangan. “Kesadaran masyarakat juga penting, kemudian juga selokan-selokan yang mampet harus dinormalisasi,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kota Serang Diat Hermawan mengatakan, akibat intensitas curah hujan yang cukup tinggi, sejumlah rumah terdampak banjir, longsor, hingga adanya pohon tumbang. “Genangan (air) banyak. Kalau banjir, itu ada di Citra Gading, Ranau Estate, dan Bumi Indah Permai. Banjir terjadi ketika subuh di semua titik tersebut,” katanya.

Ia menjelaskan, empat lokasi yang terkena banjir, yaitu Kecamatan Serang, Kelurahan Unyur di Komplek Bumi Indah Permai (BIP), Kecamatan Cipocok Jaya, Kelurahan Cipocok Jaya di Komplek Citra Gading, Blok J RT 12/11. “Kemudian di Kelurahan Kasemen Lingkungan Kedung Leles, dan Kampung Lebak Pondok Pesantren Abdul Gofur. Terus di Kecamatan Taktakan, Kelurahan Cilowong,” ujarnya.

Akibatnya, sekitar 102 Kepala Keluarga (KK) terdampak, dan masih dilakukan pendataan. Sementara saat ini ada sekitar 44 jiwa yang telah di evakuasi oleh tim BPBD Kota Serang. “Untuk kerugian materil, ada 102 unit rumah terdampak masih didata. Kemudian, satu unit Ponpes terdampak, dengan ketinggian air sekitar 40 sampai 150 sentimeter,” tuutpnya.

Sementara itu, bencana longsor yang terjadi di lingkungan Sempu Seroja Kelurahan Cipare. Hal ini diakibatkan tembok penahan tanah sudah tidak bisa menahan beban tekanan air, sehingga bagian rumah warga roboh dan menimpa rumah lainnya. “Dua rumah yang kena. Tak ada korban, hanya saja motor tertimpa bangunan dan kaca jendela samping rumah hancur,” paparnya. (mam/and)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here