SHARE
Sejumlah petugas mal Teraskota melintas di depan bioskop CGV yang ada di lantai tiga pusat perbelanjaan tersebut. Sejak angka kasus Covid-19 meningkat, untuk mengurangi penyebaran Covid-19 fasilitas hiburan ini ditutup dan saat ini pemerintah mulai melonggarkan kebijakan salah satunya bioskop boleh dibuka kembali. FOTO: Miladi Ahmad/Tangerang Ekspres

CIPUTAT-Pemerintah telah mengumumkan kembali perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa-Bali, yakni pada 14-20 September mendatang.

Dalam perpanjangan ini, Kota Tangsel tetap masih ada di PPKM level tiga. Namun, ada pelonggaran salah satunya pembukaan bioskop, yang boleh beroperasi.

Sebagai informasi, perpanjangan PPKM ini berdasarkan Instruksi Mendagri (Inmendagri) Nomor 42 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4, Level 3 dan Level 2 Covid-19 di Wilayah Jawa dan Bali.

Dalam perpanjangan PPKM tersebut Kota Tangsel masih tetap masuk level 3. Namun, ada sejumlah aturan yang akan dilonggarkan. Yakni, kebijakan yang dilonggarkan adalah bioskop yang mulai dibuka.

Ketua Asosiasi Pengusaha Hiburan (Aspira) Kota Tangsel Haryono mengatakan, sesuai apa yang telah disampaikan oleh pemerintah pusat bahwa level 2 dan 3 bioskop boleh beroperasi kembali. “Bioskop boleh buka tapi, tetap dengan kapasitas 50 persen dan tetap jalankan prokes,” ujarnya kepada Tangerang Ekspres, Selasa (14/9).

Haryono menambahkan, dengan boleh beroperasinya kembali bioskop artinya sebaran Covid-19 sudah sangat turun drastis dan Kota Tangsel sudah masuk zona kuning mengarah hijau. Pembukaan kembali bioskop tersebut sebagai salah satu upaya pemerintah bagaimana ekonomi bisa bangkit kembali, terutama di sektor hiburan.

“Rencana boleh buka bioskop dalam perpanjangan PPKM ini,” tambahnya.

Namun, apakah memang hari ini (kemarin) mulai dijalankan atau akan dilakukan survei terlebih dahulu, pihaknya masih menunggu surat edaran dari Walikota Tangsel. “Kalau dari satgas Covid-9 sudah kompeten maka saya pikir hari ini atau besok sudah bisa dilakukan pembukaan bioskop,” jelasnya.

Menurutnya, di Kota Tangsel terdapat 9 bioskop. Dimana acuan untuk buka bioskop masih menunggu Perwal yang akan dikeluarkan walikota. “Saya pikir di Tangsel sudah layak bioskop sudah boleh beroperasi,” ungkapnya.

Namun demikian, meskipun bioskop sudah boleh buka nantinya prokes tetap dijalankan tapi, film yang diputar kemungkinan masih film lama, lantaran kalau film baru harganya cukup mahal. “Walaupun bioskop dibuka penonton tetap sepi tapi, jkalau ga buka kapan lagi kita mulainya,” tuturnya.

Nantinya, pemutaran film pertama ke film kedua akan ada jarak sekitar satu jam dan ruangan akan disemprot dan disterilkan. Dari 9 bioskop yang ada, Hartono mengaku ada karyawan yang di PHK tapi, dirinya tidak tahu pasti jumlahnya. “Satu bioskop itu SDMnya sekitar 20-30 orang,” ungkapnya.

“Intinya Aspira menyambut baik pembukaan bioskop lagi, ini harus kita sambut tapu sekali lagi jangan lupa tidak boleh terlena dan tetap waspada. Jangan sampai terjadi kluster baru dan kita harus tetap optimis bahwa ekonomi di sektor hiburan bisa bergeliat kembali,” tutupnya. (bud/esa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here