SHARE
Petugas BPBD mengevakuasi warga korban banjir di Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Selasa (14/9). FOTO: Ahmad Fadilah/Banten Ekspres

TANGERANG–Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wiayah I Tangerang memprediksi awal musim penghujan se-Tangerang Raya terbagi menjadi dua waktu. Bagian pesisir pantai utara (pantura) musim hujan diprediksi mulai Desember. Sedangkan bagian selatan dan tengah akan memasuki penghujan awal Oktober.

Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Tangerang Urip Setiyono mengatakan, hujan lebat yang menerjang Tangerang Raya dikarenakan faktor lokal. Terutama arah angin dan kelembaban udara.

Menurutnya, hujan yang terjadi beberapa hari terakhir dipicu oleh faktor cuaca regional yang cukup aktif di Banten. Antaranya, madden julian oscillation (MJO) atau bisa diartikan, aktivitas intra seasonal yang terjadi di wilayah tropis yang dapat dikenali berupa adanya pergerakan aktivitas konveksi yang bergerak ke arah timur dari Samudera Hindia ke Samudera Pasifik yang biasanya muncul setiap 30 sampai 40 hari. Tidak hanya itu, ada faktor konvergensi atau ada beberapa wilayah di Banten yang menjadi daerah pertemuan massa udara.

“Kondisi hujan beberapa hari terakhir juga diprediksi masih akan terjadi hingga 2 hari kedepan. Namun intensitasnya berkurang,” paparnya kepada Tangerang Ekspres ketika diwawancarai, Selasa (14/9).

Ia memaparkan, dari hasil rilis data musim 2021, wilayah Tangerang paling selatan diprakirakan memasuki awal musim hujan pada Oktober dasarian satu.

Kemudian wilayah Tangerang bagian tengah menyusul masuk musim hujan pada November dasarian ketiga. “Yang terakhir untuk pesisir tangerang, masuk awal musim hujan pada Desember dasarian kedua,” imbuhnya.

Menurut data yang diterima Tangerang Ekspres, hujan lebat berpotensi di Teluknaga, Tangerang, Ciputat, Serpong, Merak, Cilegon, Bojonegara.

Sedangkan, hujan sedang berpotensi terjadi di Muncang, Cibeber, Bayah, Rangkasbitung, Pandeglang, Labuhan, Carita, Panimbang, Anyer, Kragilan, Balaraja, Pasar Kemis, Tigaraksa, Curug. Kemudian, hujan ringan memiliki potensi terjadi di Lebakgedong, Gunung Kencana, Malingping, Cikeusik, Cimanggu, Mandalawangi, Padarincang, Serang, Ciruas, Tanara.

Di mana, untuk suhu udara berkisar di angka 22 hingga 32 derajat celcius. Kelembaban udara di angka 65 hingga 95 persen, dan angin bertiup dari arah timur laut hingga barat daya dengan kecepatan 5 hingga 30 km/jam.

“Warga diminta waspada akan potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang di sebagian besar wilayah Kabupaten Lebak, Kabupaten Pandeglang bagian barat dan utara. Lalu Kabupaten Serang bagian barat dan timur, Kota Cilegon sebagian besar Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan,” pungkasnya. (sep)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here