SHARE
Sebagian besar bisokop di Kota Tangerang dan Kota Tangsel mulai beroperasi dengan menayangkan film lama yang batal tayang akibat pandemi Covid-19.

TANGERANG – Dinas Budaya dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Tangerang meninjau bioskop di salah satu pusat perbelanjaan pasca diizinkan beroperasi. Hal ini menyusul dengan kelonggaran yang diberikan oleh Pemkot Tangerang di PPKM level 3 yakni diizinkannya bioskop buka.

Kepala Disbudpar Kota Tangerang Ubaidillah mengatakan hasil tinjauan clean and clear. Sarana dan prasarana protokol kesehatan di bioskop memenuhi standar. Diketahui, sebelumnya bioskop sempat diizinkan beroperasi dengan catatan 24 persen penonton. Kini, menjadi 50 persen dari kapasitas.

“Cuma ini kedai yang jual makan dan minum masih belum boleh dibuka, karena memang di dalam belum boleh makan minum kan,” kata Ubaidillah usai melakukan peninjauan salah satu bioskop di pusat perbelanjaan, Kamis, (16/9).

Ubaidillah mengatakan untuk jam operasional bioskop mulai pukul 12.00 hingga 19.00 WIB. Meskipun, untuk pusat perbelanjaan diizinkan hingga pukul 21.00 WIB.

“Tiket juga bisa pesan dari rumah, enggak perlu ngantre. Penambahannya, pengunjung wajib memakai aplikasi pedulilindungi, takut terpapar juga kan. Dan vaksin juga harus dua kali. Yang belum vaksin dua kali, tahan dulu deh,” ujarnya.

Ubed sapaan akrab mantan camat Neglasari mengatakan, ada 6 bioskop yang akan beroperasi di Kota Tangerang. Semua bioskop tersebut secara serentak ditinjau oleh tim disbudpar.

“Prokes (protokol kesehatan) nyaman ya. Teman-teman ini enggak mungkin berisiko. Mau masuk mal aja pakai barcode, ke dalam pakai barcode. Satpam-nya juga enggak berani memasukkan orang yang tidak scan barcode,” tandasnya.

Sejauh ini, kata Ubed, sarana dan prasarana terkait protokol kesehatan di semua bioskop telah memadai. Sehingga, pihaknya pun saat meninjau hanya bersifat pembinaan saja.

“Kita tetap meng-cover mereka ini, kalau ada persoalan atau apa, ya ternyata mereka lebih canggih,” katanya.

Ubed menegaskan semua bioskop harus mematuhi semua peraturan di masa PPKM level 3 ini. Jika terjadi pelanggaran maka Satgas Covid-19 akan langsung bertindak.

“Bukan dari kita, adanya di satgas dan Satpol PP. Sama hotel juga gitu. Kita membina. Kalau ada masalah, kita benahi, beres dan selesai,” pungkasnya.

Walikota Tangsel telah mengeluarkan Surat Edaran tentang pembukaan bioskop. Hal tersebut disambut baik oleh pengusaha bioskop. Di Kota Tangsel terdapat 9 bioskop yang sudah mulai buka kembali.

Dari 9 bioskop yang ada, pada Kamis (16/9) sudah ada 7 bioskop yang sudah mulai beroperasi kembali dan sisanya akan buka hari ini, Jumat (17/9).

Site Manajer Cinema Golden Village (CGV) Mal Teraskota Faisal Permana Alam mengatakan, pihaknya baru akan membuka bioskop mulai Jumat (17/9).

“Kita belakangan buka karena, baru dapat rekomendasi atau hasil verifikasi dari Dinas Pariwisata, Rabu (15/9), jam 23 malam. Kalau hari ini (kemarin) waktunya mepet, makanya hari Jumat saja,” ujarnya kepada Tangerang Ekspres, Kamis (16/9).

Faisal menambahkan, verifikasi tersebut untuk protokol kesehatan (prokes), mulai dari tempat buang sampah alat kesehatan, disinfektan, vaksinasi, materi-materi promo yang menunjukkan bioskop aman dikunjungi pengunjung. “Kapasitas tempat duduk hanya boleh diisi 50 persen dari yang ada,” tambahnya.

Menurutnya, usia yang boleh masuk dalam bioskop harus 12 ke atas, serta pengunjung yang boleh masuk harus sudah divaksinasi dua kali. “Pengunjung juga harus scan barcode di aplikasi lindungi, kalau dua kali maka warnanya akan hijau, kalau sekali kuning,” tambahnya.

Selain melakukan scan barcode, pengunjung juga bisa menunjukkan kartu vaksin sebagai bukti telah melakukan vaksinasi dua kali.

“Kalau masyarakat yang tidak punya aplikasi peduli lindungi bisa menggunakan kartu bukti vaksin tapi, harus sudah vaksin dua kali,” jelasnya.

Film yang akan diputar adalah film yang belum sempat diputar di bioskop. Tapi, juga akan ada film baru yang masih coming soon akan kita putar juga. “Kita punya 7 auditorium bioskop dan semuanya siap digunakan kembali,” ungkapnya.

Faisal menuturkan, saat pandemi Covid-19 ini, jam operasional bioskop akan buka mulai Pukul 12.00 WIB sampai 21.00 WIB untuk weekday. Sedangkan untuk weekend mulai pukul 11.00 WIB sampai 21.00 WIB.

“Kalau sebelum pandemi jam operasional kita untuk weekday dari jam 10 sampai 24, kalau weekend dari jam 9 sampai jam 2 pagi,” jelasnya.

Menurutnya, saat pandemi Covid-19 bila tutup pukul 21.00 WIB maka bioskop juga harus tutup di jam yang sama. Dengan dibukanya kembali bioskop, Faisal berharap orang-orang yang sehat dan sudah divaksinasi dan ingin hiburan bisa menonton film. “Semua bioskop tidak boleh makan minum, di kafenya juga gak boleh, ini kebijakan Kemendagri,” tutupnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pariwisata Kota Tangsel Heru Agus Santoso mengatakan, bioskop sudah boleh buka. Tapi, tetap hanya 50 persen dan tidak boleh makan di area bioskop.Kantin bioskop juga tidak boleh buka.

“Yang mau masuk harus memiliki aplikasi peduli lindungi, anak di bawah 12 tahun tidak boleh masuk, yang boleh masuk yang sudah scan barcoe berwarna hijau. Kuning dan hitam tidak boleh masuk,” ujarnya.

Menurutnya, scan barcode dilakukan di depan pintu masuk bioskop. “Kalau mal scan barcode hijau dan kuning. Tapi, kalau bioskop hanya hijau yang boleh masuk,” tambahnya.

Sebelumnya, Ketua Asosiasi Pengusaha Hiburan (Aspira) Kota Tangsel Haryono mengatakan, sesuai apa yang telah disampaikan oleh pemerintah pusat bahwa level 2 dan 3 bioskop boleh beroperasi kembali. “Bioskop boleh buka tapi, tetap dengan kapasitas 50 persen dan tetap jalankan prokes,” ujarnya.

Haryono menambahkan, dengan boleh beroperasinya kembali bioskop artinya sebaran Covid-19 sudah sangat turun drastis dan Kota Tangsel sudah masuk zona kuning mengarah hijau. Pembukaan kembali bioskop tersebut sebagai salah satu upaya pemerintah bagaimana ekonomi bisa bangkit kembali. Terutama di sektor hiburan.

“Rencana boleh buka bioskop baru direncanakan perpanjangan PPKM ini,” tambahnya.

Namun, apakah menang hari ini (kemarin) mulai dijalankan atau akan dilakukan survei terlebih dahulu, pihaknya masih menunggu surat edaran dari Walikota Tangsel. “Kalau dari satgas Covid-9 sudah kompeten maka saya pikir hari ini (kemarin) atau besok sudah bisa dilakukan pembukaan bioskop,” jelasnya.

Menurutnya, di Kota Tangsel terdapat 9 bioskop. Dimana acuan untuk buka bioskop masih menunggu perwal yang akan dikeluarkan walikota. “Saya pikir di Tangsel sudah layak bioskop sudah boleh beroperasi,” ungkapnya.

Namun demikian, meskipun sudah boleh buka nantinya prokes tetap dijalankan tapi, film yang diputar kemungkinan masih film lama, lantaran kalau film baru harganya cukup mahal.
“Walaupun bioskop dibuka penonton tetap sepi tapi, kalau gak dibuka kapan lagi kita mulainya,” tuturnya.

Nantinya, pemutaran film pertama ke film kedua akan ada jarak sekitar satu jam dan ruangan akan disemprot dan disterilkan. Dari 9 bioskop yang ada, Hartono mengaku ada karyawan yang di PHK tapi, dirinya tidak tahu pasti jumlahnya. “Satu bioskop itu SDM-nya sekitar 20-30 orang,” ungkapnya.

“Intinya Aspira menyambut baik pembukaan bioskop lagi, ini harus kita sambut dengan baik. Jangan lupa tidak boleh terlena dan tetap waspada. Jangan sampai terjadi kluster baru dan kita harus tetap optimis bahwa ekonomi di sektor hiburan bisa bergeliat kembali,” tutupnya. (raf/bud)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here