SHARE
BERTAMBAH : Korban kebakaran Lapas Kelas I berinisial N akhirnya meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan oleh tim medis RSUD Kabupaten Tangerang, lantaran luka bakar yang sangat tinggi, Kamis (16/9). FOTO: Randy Yastiawan/Tangerang Ekspres

TANGERANG – Korban kebakaran Lapas Klas 1 Tangerang yang meninggal dunia di RSUD Kabupaten Tangerang terus bertambah. Nasrudin dinyatakan kehilangan nyawa pada pukul 10.25 WIB, Kamis (16/9) setelah dilakukan operasi pembersihan luka bakar. Korban sempat kritis karena mengalami luka bakar cukup serius di tubuhnya. Total keseluruhan korban meninggal sebanyak 49 orang.

“Ya, benar meninggal dunia. Dia sudah kami lakukan operasi pembersihan luka bakar, akan tetapi kondisinya memang sangat memprihatikan,”ujar Kepala Instalasi Hukum Publikasi dan Informasi RSUD Kabupaten Tangerang Hilwani.

Hilwani mengatakan, Nasrudin meninggal dunia setelah mendapat perawatan dari tim medis. Korban paling parah dibanding dua pasein yang saat ini sudah mulai pulih.

Hilwani menambahkan, pasein Nasrudin meninggal di ruang ICU. Sebelumnya memang ada penjadwalan operasi kembali. Karena kondisinya tidak memungkinkan, maka ditunda sampai kondisinya membaik.

“Harusnya hari ini (kemarin) kita jadwalkan operasi, tetapi karena kondisinya kritis. Tim medis melihat, dia sudah sangat lemah,”paparnya.

Ia menjelaskan, setelah N meninggal, RSUD Kabupaten Tangerang langsung berkoordinasi dengan pihak Lapas. “Kami sudah berkoordinasi dengan pihak lapas, untuk selanjutnya pihak lapas yang mengurus. Karena, kami sifatnya hanya melakukan perawatan,”ungkapnya.

Dokter jaga ICU bedah RSUD Kabupaten Tangerang Santika Budi Andyani mengungkan, kondisi korban memang tidak kunjung membaik sehingga dia dimasukkan ke ruang ICU. Sejak dirawat di RSUD Kabupaten Tangerang, Nasrudin menggunakan alat bantu napas atau ventilator karena mengalami trauma inhalasi.

“Untuk pasien N dimasukkan di ruang ICU bedah. Kalau dua orang lainnya, kondisinya stabil dan terlihat tingkat kesembuhannya,”tutupnya.

Diketahui, Nasrudin merupakan warga binaan asal Aceh. Menurut informasi, korban akan dikebumikan di kampung halamannya di Banda Aceh. (ran)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here